BINJAI, RMNEWS.ID-Aroma tak sedap menjelang ahir tahun 2022 bahkan sampai memasuki tahun 2023, terasa ada yang aneh khususnya di lingkungan Pemko Binjai, terutama terkait dengan tata kelola Keuangan, dimana beredar issu atau rumor bahwa Kas di lingkungan Pemko malah disebutkan kosong, sehingga menjadi ” gonjang-Ganjing ” atau pergunjingan di tengah-tengah masyarakat kota ini, apalagi hal ini baru kali ini terjadi di era Walikota Binjai H.Amir Hamzah, karena sebelum-belumnya belum pernah terjadi.
Menurut sejumlah kalangan kepada RM News, Kamis ( 5/1 ) bahwa kekosongan kas di lingkungan Pemko Binjai ini, menjadi bola liar sehingga menjadi tanda-tanya di tengah-tengah masyarakat, termasuk tidak terbayarkannya anggaran di unit kerja pengadaan barang/jasa, padahal disebutkan Surat Perintah Membayar ( SPM ) sudah ditanda-tangani oleh Sekdako Binjai namun tidak dibayarkan oleh pihak Bendahara di BPKAD Binjai, sehingga menimbulkan tanda-tanya, ada apa ? tanya sumber warga.
Termasuk masalah yang tidak terbayar adalah termasuk TPP pihak Panitia, bahkan juga disebutkan berakibat juga tidak bisa dibayarkannya anggaran proyek yang sudah selesai dikerjakan oleh pihak Rekanan ( Kontraktor ) sehingga menimbulklan keanehan dan tanda-tanya, karena alasan klasik yakni Kas Kosong. Perlu menjadi perhatian Aparat Hukum di kota ini untuk melakukan pengusutan, sebab musabab kosongnya kas di lingkungan Pemko Binjai tersebut, pinta sumber.
Sedangkan pihak-pihak terkait dengan rumor kosongnya Kas di lingkungan Pemko Binjai belum berhasil dikonfirmasi, termasuk dengan Kepala BPKAD Kota Binjai yang terkesan tertutup atau Walikota Binjai H. Amir Hamzah atau pihak Sekdako Binjai.
Laporan : Supriadi MY Wartawan Rmnews.id korwil Sumut


