BATAM, RMNEWS.ID-Setelah dua tahun lebih Pelabuhan Internasional Sekupang Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) vakum, mulai Oktober 2022 pelabuhan ini kembali beroperasi sebagai bentuk dukungan dalam meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Kota Batam saat pandemi Covid-19 mulai berkurang.
“Wisatawan lebih senang lewat Pelabuhan Sekupang, karena paling dekat jika dibandingkan dengan pelabuhan Batam Centre, Harbour Bay, dan Nongsa Pura di Kota Batam. Dari Pelabuhan Internaional Sekupang hanya 45 menit ke Singapura,” kata Kepala Seksi Pos Imigrasi Pelabuhan Internasional Sekupang, Teuku Ferdian kepada Rmnews.Id, Sabtu (10/12/2022).

Anterian Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pelabuhan Internasional Sekupang. (Foto : Anwar Ujang).
Lebih lanjut Ferdian mengatakan, saat ini Pelabuhan Internasional Sekupang mulai di padati penumpang baik mancanegara maupun lokal, tiap hari tidak kurang melayani13 round-trip (pelayaran), dengan rute Pelabuhan Sekupang – Harbour Front untuk perlintasan dari dan ke Negara Singapura. Jumlah penumpang untuk keberangkatan pada bulan November sebanyak 6.947 penumpang.“Dengan rincian WNI sebanyak 2.550 orang dan WNA sebanyak 4.397 orang. Sedangkan untuk kedatangan, pada bulan November, TPI Sekupang menerima kedatangan 1.337 WNI, dan untuk WNA sebanyak 2955 orang.”kata Ferdian.

Para petugas Imigrasi Pelabuhan Sekupang sedang memberikan pelayanan. (Foto : Anwar Ujang).
Ferdian menambahkan, apalagi Perayaan Natal tahun 2022 dan Tahun Baru 2023 sudah didepan mata, dan hal ini menjadi perhatian khusus Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam. Terutama mengantisipasi lonjakan penumpang saat perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.
“Saat ini Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Sekupang telah melakukan beberapa persiapan diantaranya penambahan personil dan perbantuan personil pada hari libur seperti hari raya dan akhir pekan dimana lonjakan penumpang biasanya terjadi, baik penumpang datang maupun keberangkatan,” ujar ferdian.
Ferdian menambahkan, secara kesisteman juga dilakukan pengecekan jaringan, pengecekan sarana dan prasarana seperti komputer, alat biometrik dan cap keimigrasian, tutupnya.
Editor : Mawardi.
Laporan : : Anwar Ujang Wartawan Rmnews.Id Batam.


