JAKARTA, RMNEWS.ID – Seorang wanita pria (waria) sedang diburu oleh polisi. Dia berurusan dengan aparat penegak hukum setelah mengamuk karena tidak diberi uang di sebuah apotek kawasan Kembangan, Jakarta Barat.
“Betul, kami sedang melakukan penyelidikan,” kata Kapolsek Kembangan Kompol M. Taufik Iksan dalam keterangan tertulis, Minggu, 26 Januari 2025, dilansir dari Metronews.
Taufik mengatakan penyelidikan dilakukan usai pihak apotek membuat laporan ke Polsek Kembangan pada Sabtu sore, 25 Januari 2025. Pelapor merupakan pemilik apotek tersebut.
Taufik menjelaskan, kejadian berawal saat waria datang ke apotek untuk meminta-minta. Namun, karyawan apotek hanya memberinya Rp1.000 dan ditolak oleh waria tersebut.
“Si waria malah marah-marah, karena diambil videonya tambah marah,” ucap dia.
Keesokan harinya si waria kembali mendatangi apotek tersebut. Kala itu, dia memarahi karyawan lain yang memviralkan dirinya di media sosial.
“Ada dua kejadian. Kejadian kedua itu si waria marah karena videonya viral di media sosial,” kata dia.
Polisi telah memeriksa tiga saksi dalam penyelidikan kasus ini. Selain itu, polisi telah menyita rekaman CCTV sebagai barang bukti.
Berdasarkan hasil penyelidikan, waria itu tidak kali ini saja berulah. Dia pernah membuat kerusuhan dan ditangkap Satpol PP.
“Sudah pernah diserahkan Satpol PP ke Dinsos pada September 2024, lalu. Ini sedang kita koordinasikan,” jelas dia.
Aksi waria itu viral di media sosial Instagram usai diunggah akun instagram @jakartabarat24jam. Keributan terjadi usai si waria hanya mendapatkan Rp1.000.
Dia tidak terima cuma dikasih Rp1.000. Kemudian, mengamuk dan memamerkan kunci mobil. Pegawai merekam keributan tersebut. Namun, waria itu bukannya minta maaf malah menantang untuk memviralkan dirinya di media sosial.
Editor : Adhya
Sumber : Metronews
























































