BINTAN, RMNEWS.ID – KM (Kapal Motor) Murni Jaya yang mengangkut barang kebutuhan pokok dikabarkan hilang sejak Sabtu, (25/1/2025) kemarin.
Kapal tersebut diketahui berangkat dari Pelabuhan Kijang, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan menuju Pelabuhan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kepulauan Anambas, pada pukul 17.00 WIB. KM Murni Jaya rencananya bakal tiba di Tarempa, Minggu, (26/1/2025) malam dengan lama perjalanan kurang lebih 28 jam.
“Hingga sekarang belum diketahui keberadaan KM Murni Jaya III. Saya sudah lapor ke Basarnas untuk meminta pertolongan,” kata kerabat korban, Siswandi, Rabu, (29/1/2025), dilansir dari Batampos.
Dijelaskannya, komunikasi terakhir dengan salah satu awak kapal terjadi pada Sabtu kemarin pukul 20.30 WIB.
“Komunikasi melalui telefon. Sekarang belum bisa kita hubungi lagi,” ujar Siswandi.
Sementara itu, Kepala Basarnas Tanjungpinang, Fazli mengatakan pencarian KM Murni Jaya III sudah dilalukan. Saat ini telah memasuki hari keempat.
“Seluruh kekuatan personil kita turunkan,” ucap Fazli.
Berdasarkan laporan terakhir, kata dia, KM Murni Jaya III terdeteksi berada di perairan PT Bintan Alumina Indonesia, Kabupaten Bintan.
“Masih menyisir di daerah terakhir kapap itu terdeteksi. Memasuki sore hari area pencarian kita perluas,” sambung Fazli.
Ia menyayangkan kapal tidak dilengkapi alat komunikasi dan navigasi yang memadai. Bahkan untuk radio tidak ada. Apalagi Automatic Identification System (AIS) yang merupakan sistem identifikasi otomatis pada kapal.
Informasi diperoleh, awak kapal KM Murni Jaya III yaitu Januaruddin (40) sebagai Nakhoda, Syafrizal sebagai Kepala Kamar Mesin, Riki dan Riski masing-masing sebagai Anak Buah Kapal (ABK). Semuanya merupakan warga Desa Betu Belah, Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Anambas.
Editor: Andika
Sumber: Batampos
























































