TASIKMALAYA, RMNEWS.ID – Pemerintah Jawa Barat dikabarkan memberi bantuan melalui program Bantuan keuangan (Bankeu) tahun 2024. Bantuan tersebut diberikan kepada setiap daerah yang mengajukan secara online melalui SIPD.
Salah satu yang diduga mendapat bantuan tersebut adalah Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Nururohmah Majaras yang berada di Desa Cikuya, Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya.
Ketua Yayasan Madrasah Andri menyebut bahwa yayasannya mendapat bantuan keuangan dari Provinsi sebesar Rp350.000.000 juta.
Pemberian bantuan diberikan saat mulainya pengerjaan peletakan batu pertama dilakukan oleh Iing selaku kepala Desa cikuya yang disaksikan oleh tokoh masyarakat.
Namun yang jadi pertanyaan dimana papan proyek tersebut? Dilokasi tersebut hanya terpampang ucapan ‘Selamat Datang’ dan struktur panitia pembangunan madrasah Nururohmah.
Apakah benar bantuan tersebut berjumlah Rp350.000.000?
Dalam hal ini awak media mencoba mendatangi Kepala Desa namun yang bersangkutan sedang tidak masuk kerja dengan alasan sedang acara pengajian. Menurut sekdes yang menghadiri pengajian bukan kepala namun sekdes sendiri. Saat dihubungi melalui Whatsapp, Kades juga tidak membalas.
Bagaimana Iing selaku pelayan masyarakat? Apalagi ini berkaitan dengan anggaran negara melalui Proyek Bankeu Provinsi Jawa Barat, seharusnya ada teguran baik dari KKDT maupun dari Iing sendiri selaku kepala Desa diwilayah tersebut.
Editor: Andika
Laporan: Panca/Yos Muhyar Wartawan RMNEWS.ID Kab. Tasikmalaya
























































