BATAM, RMNEWS.ID- Sedikitnya 21 orang tewas dan 6 lainnya terluka akibat serangan kelompok bersenjata di sebuah tambang batu bara di provinsi Balochistan, Pakistan.
Para penyerang, yang diyakini berjumlah 40 orang menyerbu akomodasi pekerja di tambang Junaid Coal Company di distrik Duki pada Jumat (11/10/2024) dini hari.
Para penyerang menggiring para korban dan melepaskan tembakan. Polisi mengatakan bahwa korban diserang dengan senjata berat, termasuk peluncur roket dan granat.
“Teroris bersenjata itu berada di area tambang sekitar 1,5 jam. Mereka menembakkan roket dan melempar granat ke tambang dan tempat tinggal para penambang,” kata pejabat polisi daerah, Asif Shafi, mengutip CNN.
Polisi mengonfirmasi bahwa empat dari korban tewas adalah warga Afghanistan, sementara sisanya berasal dari daerah berbahasa Pashto di Balochistan.
Hingga saat ini, belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu. Sebelumnya, kelompok separatis, Tentara Pembebasan Baloch (BLA), telah melakukan beberapa serangan mematikan di provinsi tersebut.
“Kami telah menerima ancaman dari para militan sejak beberapa waktu, tetapi tidak ada informasi tentang serangan ini,” kata pemilik tambang, Khairullah Nasar, yang juga merupakan ketua dewan distrik.
Ia menambahkan bahwa para pelaku membakar seluruh tambang beserta peralatan dan mesin di dalamnya.
Subkontraktor, Hafeezullah, menceritakan bahwa ia melihat drone terbang saat ia dan beberapa orang lainnya bersembunyi di kamar mandi.
“Ketika para penyerang semakin mendekat, mereka berteriak, ‘Kami sudah bilang untuk menghentikan pekerjaan di sini, kenapa kalian tidak melakukannya? Kemudian mereka mulai menembak,” ujarnya kepada BBC. Ia menambahkan bahwa para penyerang berbicara dalam bahasa Pashto.
Usai serangan tersebut, bisnis dan toko-toko di Duki ditutup, sementara ratusan orang menggelar protes menuntut agar para pelaku segera ditangkap.”
Serangan pada Jumat merupakan insiden terorisme terbaru yang terjadi di negara itu dalam beberapa hari terakhir. Pada Senin (7/10/2024), seorang militan BLA membunuh dua warga negara China dan melukai 10 orang lainnya dalam serangan bunuh diri di dekat bandara Karachi.
Editor: Gusti Rangga
Sumber: CNN
























































