BINTAN, RMNEWS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan mengharapkan adanya penambahan kuota negara bebas visa kunjungan ke Bintan.
Hal ini dilakukan untuk menarik wisatawan mancanegara (wisman) dan meningkatkan angka kunjungan wisman ke Bintan.
Untuk diketahui, ada 13 negara dengan bebas visa kunjungan saat berkunjung ke Indonesia yakni Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, Kamboja, Laos, Myanmar, Thailand, Vietnam, Timor Leste, Suriname, Kolombia dan Hongkong.
Sekda Bintan, Rony Kartika menyampaikan, angka kunjungan wisman ke Bintan sepanjang tahun 2024 telah menurun.
Berdasarkan data BPS Bintan menunjukkan, angka kunjungan wisman melalui Pelabuhan Bandar Bintan Telani (BBT) Lagoi, Bintan sampai dengan Desember 2024 tercatat sekitar 22.213 kunjungan.
Jumlah ini terlihat menurun dibandingkan angka kunjungan wisman pada tahun sebelumnya 2023 ke Bintan sekitar 26.205 kunjungan.
“Trennya mengalami penurunan,” ucap Ronny usai membahas statistik perkembangan pariwisata dan perkembangan transportasi laut di Kantor BPS Bintan, Ceruk Ijuk, Rabu (5/2/2025), dilansir dari Batampos.
Menurutnya, wisman dari negara Jepang, Cina, India, dan Amerika sangat ingin ke Bintan, namun mereka terganjal oleh Visa on Arrival (VOA) karena dinilai cukup memberatkan mereka.
Bahkan, wisman dari kapal pesiar yang mayoritas dari negara China dan India enggan masuk ke Lagoi, Bintan karena aturan VoA.
Oleh karena itu, Ronny mengatakan, Pemkab Bintan akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar Bintan sebagai wilayah destinasi wisata diberi kelonggaran regulasi.
“Juga penambahan kuota untuk negara bebas visa kunjungan agar dapat menarik minat wisman kembali berkunjung ke Bintan,” pungkasnya.
Editor: Adhya
Sumber: Batampos























































