STABAT, RAKYATMEDIA.COM-Demi tercapainya kenyamanan, keamanan dan ketertiban bagi seluruh masyarakat khususnya di Wilayah Kabupaten Langkat, Polres Langkat Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Toba Tahun 2021 di lapangan Jananuraga Polres Langkat, Rabu (05/05/2021) sekira pukul 08.00 Wib.
Giat Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Toba Tahun 2021 ini dipimpin oleh Bupati Langkat, Terbit Rencana PA dan Kapolres Langkat, AKBP Edi Suranta Sinulingga, SIK.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua PN Stabat, Kajari Langkat, Dandim 0203 Langkat, Danyon 8 Marinir Tangkahan Lagan, Danyon A Brimob Binjai, Ka.BNN Langkat, Ketua PWI Langkat, Ketua MUI Langkat, PJU Polres Langkat, Kapolsek jajaran Polres Langkat, SKPD Pemkab Langkat dan Tamu Undangan lainnya.
Sementara, peserta Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Toba Tahun 2021 diikuti jumlah peserta sekitar 200 orang dengan menerapkan prokes Covid-19 secara ketat, yang terdiri dari Pleton Personil Polres Langkat, Pleton Yon Marinir 8 T.Lagan, Pleton Kodim 0203 Langkat, Pleton Brimob Den A Binjai, Pleton Sat Pol PP Pemkab Langkat, Pleton Dinas Perhubungan Kab.Langkat, Pleton BPBD Kab.Langkat, Pleton Dinas Sosial Kab.Langkat, Pleton Dinas Kesehatan Kab.Langkat.
Dalam Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Toba Tahun 2021 tersebut bertindak sebagai Pimpinan Apel Bupati Langkat, Terbit Rencana PA, sekaligus membacakan amanat dan arahan dari Kapolri yang intinya menghimbau agar seluruh jajarannya menyiapakan mental dan fisik yang dilandasi oleh komitmen moral dan disiplin kerja yang tinggi dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
“Hindari sikap dan tindakan-tindakan yang tidak simpatik dan arogan yang tidak mencerminkan karakter jati diri sebagai sosok pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat,” ujar Kapolri.
Selanjutnya, jajaran Polri mampu melakukan deteksi dini dengan mengoptimalkan peran lintas instansi untuk mengetahui dinamika dan fenomena yang berkembang di masyarakat, sehingga dapat diantisipasi sedini mungkin setiap permasalahan yg berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.
“Tingkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan pengamanan dan antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror dan kriminalitas yang memanfaatkan momentum Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H di seluruh wilayah khususnya daerah yg memiliki kerawanan serta berpotensi menjadi target para pelaku,” ujar Kapolri yang dibacakan Bupati Langkat.
Selanjutnya, Kapolri juga menghimbau agar menggelar kekuatan Polri pada pos-pos pengamanan dan pelayanan pada titik-titik rawan kriminalitas, titik-titik kemacetan dan lakalantas. Sehingga mampu bertindak cepat dan tepat dalam melakukan tindakan kepolisian guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Dan yang terpenting, utamakan keselamatan anggota yg bertugas di lapangan dengan mencermati perkembangan situasi saat ini, lengkapi sarpras dan perlengkapan perorangan yang memadai, aman serta lakukan penugasan anggota dengan budy system.
“Waspadai maraknya tawuran antar warga, sweeping atau razia tempat hiburan oleh kelompok masyarakat serta berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya yang dapat menggangu situasi kamtibmas pada Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H. Cegah terjadinya aksi balap liar, kebut kebutan, pengendara motor yg tdk mematuhi aturan berlalulintas seperti pengendara motor dengan knalpot bising, penumpang yg duduk di kap kendaraan, pengguna kendaraan tidak sesuai dengan peruntukan dan lainnya,” ujarnya.
Polri juga harus menggandeng tokoh agama dan stakeholder terkait lainnya untuk sosialisasikan secara masif agar masyarakat tidak melaksanakan takbir keliling.
Begitu juga dengan pelaksanaan kegiatan ibadah baik di bulan Ramadhan maupun saat Idul Fitri agar senantiasa mempedomani Surat Edaran Menteri Agama No.SE.03 Tahun 2021 tentang panduan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H/2021.
Laksanakan pembatasan mobilitas masyarakat secara persuasif dan humanis agar dapat memahami situasi Pandemi Covid-19 yang saat ini belum berakhir sehingga keinginan untuk Mudik ke kampung halaman dapat diurungkan, serta masyarakat memahami larangan mudik yang diamanatkan Pemerintah.*
“Koordinasikan dengan satgas covid 19 dan stakeholder terkait lainnya untuk lakukan pengawasan secara ketat terhadap tempat wisata agar membatasi jumlah pengunjung maksimal 50 % dari daya tampung. Satgas pangan agar betul-betul memainkan peran untuk membantu pemerintah dalam menjamin ketersediaan bahan pokok dan pengendalian harga,” tegas amanat Kapolri.
Namun, Kapolri dalam amanatnya juga menghimbau agar jajaran Polri melaksanakan penegakan hukum secara profesional dan proporsional serta bertindaklah secara tegas namun humanis terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan guantibmas maupun kamseltibcarlantas.
Poin berikutnya, Kapolri meminta agar menggelar peralatan dan berdayakan sarana prasarana Polri guna mendukung pelaksanaan tugas pengamanan Idul Fitri 1442 H/2021.
“Jalin kerjasama yang harmonis dan sinergis dengan seluruh instansi terkait dan segenap potensi masyarakat dalam rangka mewujudkan sinergi polisional yg proaktif untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tandas Bupati mengakhiri.
Sekira pukul 09.00 Wib giat Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Toba 2021 selesai dilaksanakan dengan berjalan aman dan tertib dengan mematuhi perotokol kesehatan 5 M.
Sumber Berita Humas Polres langkat
Laporan Rudi Hartono
























































