MUARAENIM,RMNEWS.ID-Dengan didampingi Kuasa hukumnya Redaksi media online sekaligus sebagai wartawan mendatangi SPKT Polres Pali,jumat pagi( 9/6/2022).
Laporan itu tegistrasi bernomor STTLP/B-94/VI/SPKT/POLRES PALI/POLDA SUMSEL,tanggak 9 juni 2022, dengan terlapor TA oknum Kepala Desa Tanjung kurung Kecamatan Abab ,Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir( PALI ).
Dituturkan Kaisar dihadapan penyidik awal mula kejadian adalah pada Kamis pagi(8/6 /2022) saat ia diminta menemani Endah,wanita yang masih kerabatnya dan merupakan istri terlapor TA, guna menghadapi Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak ( PPA) Polres Pali, dalam rangka pemeriksaan saksi-saksi atas laporan Endah di sana.
“Oknum Kades ini memang sedang diperiksa penyidik atas laporan istrinya,Endah,karena telah menikah lagi tanpa izin istrinya, itu nah,hari itu para saksi dipanggil untuk dimintai keterangan,” ungkap Kaisar.
“Tiba di di halaman Polres saat akan parkir, ternyata oknum Kades ada di sana,kaca mobil saya diketuk diketuk oknum Kades tersebut saya Sempat tak mau membuka karena oknum tersebut menunjukkan wajah yang marah, namun beberapa saat akhirnya kaca saya turunkan saat itulah ia mencekik leher saya,” ujar Kaisar.
Saat mencekik, tambah Kaisar, oknum Kades yang memang terkenal Arogan itu, menuduhnya hendak memeras istrinya atas kasus tersebut.
Dengan logat daerah,oknum Kades ini menghardik,” Denga ndak meras Endah yek,terkait kasus Ikak! ( kamu mau memeras Endah ya terkait kasus ini !).
Para saksi dan Endah yang berada di dalam mobil pun sempat histeris dan dilanda rasa ketakutan Dan Panik. maka kemudian mereka segera pergi tanpa meladeni kemarahan Kades, yang baru menjabat selama 2,5 tahun itu.
” maka hari ini dengan didampingi kuasa hukum saya melaporkan indikasi tindak pidana itu di Polres Pali,sebab,selain telah menyebabkan sakit secara fisik, tindakan brutal oknum Kades itu juga telah mencederai rasa tenang saya secara psikologis,”Imbuhnya.
Selain didampingi oleh kuasa hukum dari LBH Pali, yakni advokat J Sadewo, SH MH,Ira H, Harahap S,H M,H,Puput Warsono ,SH dan Aminuddin, kedatangan korban di Polres Pali juga dikawal oleh puluhan wartawan dari pali,Muara Enim, Prabumulih dan Palembang.
Para Insan pers dari berbagai organisasi profesi itu mengecam tindakan arogansi oknum Kades tersebut titik mereka juga mendesak Polres pali segera memproses hukum sang Kades, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.
” Alhamdulillah, sebagai bentuk solidaritas sesama Insan pers, klien kami didukung oleh banyak sekali rekan-rekannya,Harapan nya, akan ada efek jera Bagi siapapun agar tidak melakukan kekerasan terhadap wartawan!”tegas Advokad J Sadewo,S,H ,M,H,,Kuasa Hukum Kaisar ,yang juga seorang jurnalis,di dampingi rekan lain nya.
Terhadap kasus ini, dia juga berharap agar dapat segera disidangkan, sebab unsur-unsur tindak pidana pidana nya sudah terpenuhi, baik secara materiil maupun formil.
” kita support aparat penegak hukum(APH) untuk menindak lanjuti secara tegas pelaku tindak pidana tanpa pandang bulu, siapa pun orangnya maupun latar belakangnya,”tukasnya.
Saat ditemui Wartawan Kapolres Pali, melalui Kasat Reskrim, AKP Marwan SH MH membenarkan adanya laporan tersebut, ia berjanji pihaknya akan segera memproses hukum dugaan tindak pidana itu.
” betul, hari ini Kaisar Napoleon telah membuat laporan di Polres Pali, maka kami akan segera melakukan penyelidikan dan penyidikan atas laporan tersebut,”terangnya.
Redaksi : Feryanda
Laporan : Nazarudin Siregar Dir MuaraEnim Rmnews.id
























































