BATAM, RMNEWS.ID-Banyak proyek pembangunan jalan semenisasi baik yang berlokasi di permukiman penduduk maupun jalan yang berada di depan pertokoan terkesan dikerjakan asal jadi dan secara teknis diduga kuat tidak sesuai speksifikasi. Dimana pelaksanaan pekerjaan pembangunan jalan semenisasi tersebut baik kualitas pengerjaan, begitu juga matrial yang dipergunakan diduga tidak sesuai ketentuan.
Seperti pekerjaan proyek pembangunan semenisasi di Perumahan Graha Nusa Permai (Ruko Cikitsu) Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, Batam, yang dilaksanakan Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan (Disperkimtan) Kota Batam terkesan dikerjakan asal jadi karena luput dari pengawas kegiatan.

Proyek pengerjaan pengecoran semenisasi jalan Cikitsu, Batam Kota. (Foto : Muhammad Ikhsan).
Di papan Informasi kegiatan, proyek semenisasi dengan nomor kontrak 668.000.3.3/SPER/PK/XI/2023 Tanggal 10 November 2023, Nilai kontrak sebesar Rp.197.362.000,- Kontraktor Pelaksana CV.Rabela Mandiri, Konsultan Pengawas CV.Bintang Pratama Arsindo Consultant, sumber pembiayaan dana Insentif daerah, dan waktu pelaksanaan 30 hari kalender. Sementara Volume pekerjaan (panjang X lebar X ketebalan) tidak disebutkan.
Pantauan Rmnews dilapangan ketika mulai dikerjakan, Selasa (21/11/2023) pengerjaan pengecoran jalan semenisasi tersebut terlihat sangat terburu-buru, dilokasi tak terlihat ada pengawas dari Disperkimtan, sehingga kuat dugaan pekerjaan struktur pengecoran jalan semenisasi tersebut dikerjakan asal asalan.
Disinyalir teknis pekerjaannya juga tidak sesuai ketentuan seperti ketebalan coran beton terlihat tidak sampai 15 cm, campuran bahan seperti pasir, kerikil, semen diragukan kualitasnya, cor beton juga diduga tidak memakai mutu beton K-175 sehingga dikuatirkan jalan tersebut tidak memenuhi kuat tekan beton jika dilalui kenderaan. Pembesian terlihat tidak memakai Wiremesh M6-150, bahkan yang digunakan tidak sesuai dan terlalu kecil atau besi banci dan tidak berstandar SNI.

Kondisi jalan yang akan dicor terlihat masih berlumpur dan tidak dipadatkan. (Foto : Muhammad Ikhsan).
Selain itu, pekerjaan pengecoran jalan semenisasi di Perumahan Graha Nusa Permai (Ruko Cikitsu) Kelurahan Belian terlihat dikerjakan terburu-buru, pemasangan besi hanya diletakan ditanah yang sudah diratakan, begitu besi diletakan di dasar tanah kemudian disiram dengan semen coran yang menggunakan truk molen. Pengerjaan pembangunan jalan semenisasi ini menjadi sorotan publik karena pengecoran jalan dikerjakan asal jadi alias amburadul terutama masih terlihat badan jalan yang akan dicor semenisasi masih kondisi berlumpur
Agar publikasi berita proyek ini bisa berimbang, media ini mencoba melakukan konfirmasi melalui pesan singkat ke WhatsApp ponsel kepada Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan (Disperkimtan) Kota Batam, Eryudhi Apriadi. Namun hingga berita ini ditayangkan belum direspon. ***
Redaksi : Mawardi.
























































