LAMPUNG TIMUR, RMNEWS.ID-Selama proses pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebut ada 3 petugas yang meninggal dunia dan 2 mengalami kecelakaan.
Tiga petugas yang meninggal dunia yakni Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Tanjungaji, Kecamatan Melinting Rizki Irawan, Sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Saimin dan SP (31) yang bertugas di TPS 08 Tamanendra, Raman Utara.
Sedangkan yang mengalami kecelakaan yakni anggota PPK Purbolinggo Misbahul Munir dan anggota Linmas TPS Mudahman. Anggota KPU Lampung Timur Wanahari membenarkan kabar tersebut dan telah memberikan santunan sebesar Rp10 juta untuk biaya pemakaman ditambah Rp26 juta.
Sedangkan bagi penyelenggara yang mengalami kecelakaan kerja, KPU mendapat santunan sebesar Rp4 juta. Namun untuk SP, KPU Lampung Timur telah memasukkan daftar penyelenggara yang meninggal dunia ke KPU RI untuk segera mendapatkan santunan.
Wanahari juga menyampaikan duka atas kabar yang menimpa penyelenggara penyelenggara di tingkat TPS tersebut. Ketua PPK Raman Utara, Nur KhusnulKhusnul membenarkan salah seorang anggota KPPS didesa tersebut meninggal dunia Rabu (21/2/2024) malam.
Dari informasi yang dihimpun, korban meninggal di RS Azizah Metro atau satu hari setelah pleno rekapitulasi tingkat kecamatan, Selasa (20/2/2024). Rabu pagi SP masih terlihat sehat. Namun, siangnya,mendadak lemas kemudian oleh keluarganya langsung dibawa ke RS Azizah Metro,” tuturnya.
Setelah menjalani sejumlah perawatan, sekitar pukul 22.30 WIB, SP menghembuskan nafas terakhirnya. Kabar duka tersebut langsung membuat seluruh anggota PPK Raman Utara melakukan takziah ke rumah duka.
Laporan : Nova Saputra wartwan rmnews.Id Lampung Timur.
























































