BATAM, RMNEWS.ID- Setelah sempat berseteru akhirnya pihak taksi online dan taksi konvensional di Batam telah mencapai kesepakatan bersama dalam diskusi yang digelar di Ruang Rapat Utama Lantai II Kantor Selatan PT. Bandara Internasional Batam (PT. BIB) pada Jumat, 5 Juli 2024.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Manajemen PT. BIB, Koperasi Karyawan BP Batam, Forum Taksi Kota Batam, Komunitas Andalan Driver Online (KOMANDO), dan Perkumpulan Pengemudi Taksi Bandara (PPTB).
Acara yang dipimpin langsung oleh Direktur Utama PT. BIB, Pikri Ilham Kurniansyah, juga dihadiri oleh perwakilan dari Kepolisian, TNI AU, serta Dinas Perhubungan Provinsi Kepri dan Batam.
Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan diantaranya:
1. Kedua pihak berkomitmen untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan kualitas pelayanan kepada penumpang di Bandara Hang Nadim.
2. Koperasi Karyawan BP Batam diberi waktu dua minggu untuk menyelesaikan pembicaraan dengan taksi online lainnya, dengan batas waktu pelaporan ke PT. BIB pada 18 Juli 2024.
3. PT. BIB akan menindaklanjuti hasil pembahasan dengan mengadakan rapat lanjutan pada 19 Juli 2024.
Adapun, sembari menunggu keputusan final, disepakati beberapa aturan sementara:
• Taksi online yang belum bekerjasama dengan Koperasi Karyawan BP Batam akan menggunakan titik penjemputan di luar tol gate antara portal 1 dan 2.
• Dibentuk Satgas Bersama yang terdiri dari 10 perwakilan masing-masing pihak untuk pengaturan dan pengawasan.
• Para pihak sepakat untuk menyelesaikan masalah secara musyawarah dan menghindari tindakan anarkis atau provokatif.
• Taksi online yang memiliki kepentingan penjemputan khusus wajib melapor ke Satgas Bersama.
Ketua PPTB, Paturahim dan Ketua Umum KOMANDO, Feryandi Tarigan, menandatangani kesepakatan ini sebagai perwakilan dari masing-masing pihak.
Mereka berjanji untuk menyampaikan hasil kesepakatan kepada seluruh anggota mereka masing-masing demi menjaga kondusivitas di wilayah Bandara Hang Nadim dan Batam secara umum.
Mengutip Batamnews, Direktur Utama (Dirut) PT. BIB, Pikri Ilham Kurniansyah, menyatakan harapannya agar kesepakatan ini dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan hubungan yang harmonis antara taksi konvensional dan online di Bandara Hang Nadim.
“Kami berkomitmen untuk terus memfasilitasi dialog dan kerjasama antar semua pihak demi pelayanan terbaik bagi pengguna jasa bandara,” katanya.
Kesepakatan ini diharapkan dapat mengakhiri ketegangan yang selama ini terjadi antara pengemudi taksi konvensional dan online di kawasan Bandara Hang Nadim Batam.
Demi terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua pihak, masyarakat dan pengguna jasa transportasi di Batam diimbau untuk turut mendukung implementasi kesepakatan tersebut.
Editor: Gusti Rangga
Sumber: Batamnews
























































