MEDAN, RMNEWS.ID- Dua kota di Indonesia yakin, Medan dan Jakarta masuk dalam lima besar daftar kota dengan kualitas udara terburuk pada Senin (22/7/2024) pagi.
Berdasarkan survey, Medan menduduki peringkat kedua sedangkan Jakarta ada di peringkat kelima.
Melihat data platform pemantau kualitas udara IQAir, kualitas udara di Kota Medan masuk kategori tidak sehat dengan 177 poin dan konsentrasi PM2.5 mencapai 92 µg/m³.
Jumlah konsentransi PM2.5 di Kota Medan bahkan 18,4 kali lebih tinggi dari nilai panduan kualitas udara tahunan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Diketahui, PM2.5 merupakan polutan berbentuk debu, jelaga, asap berukuran lebih kecil dari 2,5 mikron (sepersejuta meter).
Medan hanya kalah dari Lahore, Pakistan yang menjadi kota dengan kualitas udara terburuk di dunia.
Kualitas udara di Lahore masuk dalam kategori tidak sehat. Berdasarkan data IQAir, indeks kualitas udara di Lahore mencapai 185 dengan konsentrasi PM2.5 mencapai 104 µg/m³ atau 20,8 kali panduan kualitas udara WHO.
Sementara kualitas udara Jakarta masuk kategori tidak sehat dengan indeks kualitas udara (AQI) tercatat 157 poin dan konsentrasi PM2.5 mencapai 64 µg/m³.
Ini menjadikan Jakarta duduk dalam posisi kelima kota dengan kualitas udara terburuk di dunia pagi ini.
Sedangkan di peringkat ketiga ada Kota Dubai, Uni Emirat Arab dengan indeks kualitas udara mencapai 174 poin dan konsentrasi PM2.5 hingga 88 µg/m³.
Berikutnya, di peringkat keempat ada Kota Kinsasha, Kongo dengan indeks kualitas udara 172 poin dan konsentrasi PM2.5 mencapai 85 µg/m³.
Editor: Gusti Rangga
Sumber: LenteraToday
























































