WONOGIRI, RMNEWS.ID- Sebanyak 19 orang terluka saat sebuah pohon tumbang pada upacara Hari Pramuka di SMP Negeri 1 Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Rabu (14/8/2024).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 150 pelajar SMP, SMA, SMK di Wuryantoro. Salah satu korban, Anjelika Trisna Pamarta, menceritakan detik-detik terjadinya insiden itu.
“Banyak yang lari. Saya jatuh. Yang kena bahu. Kena rantingnya,” ujar pelajar kelas XI SMA N 1 Wuryantoro, Rabu, dikutip dari Kompas.
Korban lain, Farhat Muzaki, mengatakan, sebelum tertimpa pohon roboh, dia sempat mendengar teriakan. Beberapa saat kemudian, ia terkena pohon tumbang.
“Tadi tiba-tiba ada yang teriak. Terus ada bayangan hitam, pohon mau jatuh terus saya lari,” terang Muzaki.
Kepala Seksi (Kasi) Humas Kepolisian Resor (Polres) Wonogiri AKP Anom Prabowo menjelaskan, dari 19 siswa, 13 orang mengalami luka ringan, tiga menderita patah tulang, sedangkan tiga lainnya mengalami memar di kepala.
“Untuk saat ini keenam korban luka dirawat di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri untuk observasi dan menjalani perawatan,” jelasnya.
Insiden pohon tumbas tersbut terjadi ketika para korban sedang melaksanakan upacara hari pramuka.
“Pada saat pelaksanaan parade senam semapur Pramuka, para siswa menonton kegiatan tersebut. Dan tiba-tiba sebuah pohon sengon tumbang dan menimpa puluhan siswa yang sedang berbaris,” ungkap Anom.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri Adhi Dharma menuturkan, sebagian besar korban mengalami luka di kepala karena tertimpa bagian pohon.
Editor: Gusti Rangga
Sumber: Kompas























































