LINGGA, RMNEWS.ID – Harga cabai di Pasar Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepuluan Riau (Kepri) melonjak jelang tahun baru Imlek 2025. Kenaikan harga untuk sejumlah jenis cabai itu, sudah mulai terjadi sejak dua pekan belakangan ini.
Di Pasar tersebut, harga cabai merah dan cabai rawit hasil panen petani lokal dijual dengan harga Rp100 ribu per kilogram. Padahal beberapa pekan lalu, cabai lokal tersebut masih diangka Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram.
“Lebih kurang dari dua minggu lalu sudah naik. Kalau cabe dari luar (daerah Lingga) naik, ya lokal juga mengalami kenaikan,” ungkap Juheli (42) pedagang cabai lokal di Pasar Dabo, Senin (27/1/2025), dilansir dari Batampos.
Kendati demikian, Juheli mengaku permintaan cabai rawit dan merah lokal ini juga masih tinggi. Sebab, cabai yang ditanam di tanah Bunda Tanah Melayu itu memiliki rasa dan tingkat kepedasan yang berbeda, dengan cabai asal daerah lain.
“Rasanya juga berbeda. Masih banyak yang minat, karena rasanya juga beda. Kualitasnya juga beda, cabai lokal lebih tahan lama,” terangnya.
Sementara harga cabai asal Jambi yang dijual di Pasar Dabo tersebut, berbeda cukup jauh dibandingkan harga cabai lokal. Saat ini, cabai merah tersebut dijual senilai Rp75 ribu per kilogram, begitu pula dengan cabai rawit.
Harga cabai Jambi itu sudah mengalami kenaikan sejak awal Januari 2025 lalu. Sebelumnya, harga cabai tersebut hanya senilai Rp30 ribu per kilogramnya.
“Dari tahun baru memang sudah naik. Kurang tahu karena apa, dari sananya (Jambi) memang sudah mengalami kenaikan,” pungkasnya.
Editor: Andika
Sumber: Batampos
























































