LABUAN BAJO, RMNEWS.ID – Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) melaporkan bahwa Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT), mengalami tiga kali erupsi pada periode pengamatan antara pukul 06.00 – 12.00 WITA, Sabtu.
Dalam laporan yang disusun oleh Yohanes Kolli Sorywutun, dijelaskan bahwa gunung teramati meletus tiga kali dengan ketinggian letusan antara 600 hingga 2.500 meter dan asap berwarna kelabu.
Letusan pertama terjadi pada pukul 07.59 WITA dengan ketinggian 800 meter di atas permukaan laut, diikuti letusan kedua pada pukul 09.27 WITA setinggi 2.500 meter, dan letusan terakhir pada pukul 10.58 WITA dengan ketinggian 2.500 meter. Kolom abu yang dihasilkan dari ketiga letusan tersebut berwarna kelabu.
Dilaporkan juga, gunung api tersebut tampak jelas hingga berkabut, sementara asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga tebal dan tinggi 500 meter di atas puncak kawah.
Tiga rentetan letusan tersebut memiliki amplitudo 7.4-29.6 milimeter, durasi 90-103 detik.
Dalam periode pengamatan itu terjadi gempa hembusan sebanyak tiga kali dengan amplitudo 4.4-7.4 milimeter dan durasi 20 detik hingga 55 detik.
Tercatat juga satu kali gempa tremor harmonik dengan amplitudo 3.7 milimeter dan durasi selama 128 detik serta dua kali gempa vulkanik dalam dengan amplitudo 5.9-7.4 milimeter, S-P 1.2 detik hingga S-P 1.2-1.3 detik dan durasi 11-15 detik.
Cuaca di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dilaporkan cerah, berawan, dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat dan barat laut. Suhu udara 24 derajat Celcius hingga 28 derajat Celcius.
Saat ini Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Status Level III (Siaga). Oleh karena itu, masyarakat dan pengunjung diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius lima km dari pusat erupsi dan sektoral barat daya – timur laut sejauh enam km.
Masyarakat juga diimbau agar tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah setempat serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.
Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki diminta untuk mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, terutama daerah Desa Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki juga diminta untuk memakai masker atau penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.
Editor: Andika
Sumber: ANTARA
























































