PADANG PARIAMAN, RMNEWS.ID-Plt Camat Vll Koto Sungai Sariak, Anton Wira Tanjung,S.Pi,M.Si,mengajak warga untuk melakukan gotong royong (Goro) membersihkan aliran Air irigasi Sepanjang 6 km daerah Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman tumpukan sampah lewat aksi gotong-royong pada 17 Mei 2025 mendatang.
Aksi bersih-bersih ini dimulai dari Bendungan Irigasi Ujuang Gunuang hingga Balai Baru, Nagari Balah Aie, sebagai bentuk kepedulian hari lingkungan hidup sedunia 2025. Dan, perlawanan terhadap budaya buang sampah sembarangan yang digaungkan di Daerah Kabupaten Padang Pariaman.
Plt.Camat VII Koto, Anton Wira Tanjung, menyebutkan bahwa Gebuk Tosam ini, sekaligus mendukung program etika dan estetika lingkungan dari duet Bupati John Kenedy Azis dan Wabup Rahmat Hidayat.
“Sudah saatnya irigasi (Banda) tak jadi tempat sampah ..! Mari kita rawat bersama, demi sawah subur dan pandangan yang sedap di mata,” unkap Plt Anton Wira Tanjung yang juga seorang Penghulu Adat di VII Koto Sungai Sariak bergelar Datuk Panji Alam dan Kabag Protokol Pimpinan (Prokompim) Sekretariat Pemkab Padang Pariaman,sa,at di temui Wartawan rmnews id,pada Selasa sore (15/4/2025).
Anton Wira Tanjung mengajak seluruh elemen masyarakat, Wali Nagari,Wali Korong,tokoh Masyarakat,Ninik Mamak,pemuda, pelajar hingga warga dari enam nagari di Kecamatan VII Koto. “Kita Gebuk Tosam sepanjang aliran Irigasi (Banda) untuk turun tangan bersama-sama dengan membawa peralatan gotong royong,” Ungkap, Anton Wira Tanjung.
Ia juga berharap dukungan Bupati Padang Pariaman berupa armada dan alat dari Dinas Lingkungan Hidup serta BPBD untuk kelancaran aksi Gebuk Tosam ini.
“Gebuk Tosam bukan sekadar bersih-bersih, tapi penanaman budaya cinta lingkungan. Kita sedang menyemai etika K3 (kebersihan, ketertiban, dan keamanan.*
Laporan : Agustin Jurnalis rmnews.id Padang Pariaman.
























































