BANGKALAN, RMNEWS.ID – Perbaikan jalan di Bangkalan dipastikan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tidak terpangkas karena refocusing tahun ini. Namun, DPUPR hanya melakukan perbaikan jalan sesuai dengan skala prioritas yakni akan difokuskan pada jalan kabupaten saja.
Sementara lokasi yang dimaksud adalah di sepanjang jalan pantura mulai jalan kabupaten di Kecamatan Kokop, Kecamatan Geger hingga Kecamatan Konang.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Bangkalan Guntur Setiyadi mengatakan, setidaknya ada 17 titik jalan kabupaten yang akan dilakukan perbaikan. Tetapi, tidak semua jalan bisa diperbaiki melalui Dinasnya. Seperti jalan nasional dia tidak bisa masuk karena masuk ranah Provinsi. Sedangkan jalan desa ranahnya memang dinas PUPR, tapi untuk jalan lingkungan dan akses permukiman merupakan ranah Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP).
“Seperti jalan dan paving itu ranahnya sana, untuk tahun ini kami sesuai instruksi Bupati untuk menuntaskan jalan kabupaten agar dimaksimalkan,” katanya.
Dia mengakui, bahwa untuk program tambal sulam dan perbaikan rutin tahun ini minim anggaran. Dimana tambal sulam dan perbaikan rutin jalan di Bangkalan hanya dianggarkan Rp 900 juta untuk 18 kecamatan. Jika berbicara anggaran, hal tersebut disebut Guntur memang tidak ideal.
“Mungkin nanti setelah wabah Covid-19 ini hilang, perbaikan rutin bisa kami berikan dengan anggaran yang lebih baik. Baik kerusakan-kerusakan yang insedentil seperti untuk menjangkau jalan di semua kecamatan di Bangkalan harus bertahap,” paparnya.
Sedangkan, 17 pekerjaan perbaikan jalan kabupaten ini Guntur anggarkan sebesar Rp 23 miliar, diambilkan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp7.690.000.000 untuk dua pekerjaan dan Rp 15.327.338.700 diambilkan dari Dana Alokasi Umum (DAUM) untuk 15 pekerjaan fisik perbaikan jalan kabupaten.
“Jadi jalan kabupaten memang kami prioritaskan, tahun depan kemungkinan juga sepertinya jalan kabupaten juga. Tapi belum bisa kami pastikan, meski tahun ini kami prioritaskan di jalan kabupaten, terkait laporan masyarakat akan tetap kami tindaklanjuti,” jelasnya.
Sedangkan, realisasinya dari 17 pekerjaan fisik perbaikan jalan kabupaten tersebut menurut Guntur sudah mulai dikerjakan semua. Sebab surat perintah kerja (SPK) sudah keluar. Targetnya memang ada yang harus berakhir bulan November, ada juga yang harus berakhir bulan Desember.
“Tergantung SPK-nya dimulai kapan, yang jelas minggu kemarin dari laporan masih proses tambal sulam. Kalau yang selesai kami belum mendapatkan laporan,” pungkasnya.
Sumber : Humas Kabupaten Bangkalan
Redaksi : Ferdiansyah Putra RMNEWS.ID























































