BINJAI,RMNEWS.ID – Proyek Jalan atau Jogging Treck termasuk jalan beton dan juga parit di keliling lapangan bagian belakang kompleks Mapolres Binjai yang ditenderkan oleh Pokja Pemko Binjai senilai Rp. 1, 4 Miliar untuk TA 2023 ini dimenangkan oleh CV B, kini menjadi ‘ gonjang-ganjing ‘ apakah keberadaan proyek yang dinilai tidak mendesak ini untuk pengamanan ? Dimana kondisi keuangan Pemko Binjai lagi tidak baik termasuk pengelolaan keuangan yang terus menjadi sorotan, dimana sa’at ini diperkirakan puluhan Miliar dana Kontraktor pengerjaan Tahun 2022 yang lalu hingga sekarang belum bisa dibayar melalui sejumlah Dinas terkait di lingkungan Pemko Binjai.
Proyek dengan nilai cukup besar di lapangan Mapolres Binjai tersebut, kini juga menjadi pertanyaan besar, dimana pengusulan proyek tersebut dilakukan disa’at HUT Bhayangkara Ke-77 yang dipusatkan di lapangan Mapolres Binjai di era Kapolres Binjai AKBP Hendrick Situmorang, dimana pada acara tersebut Walikota Binjai H.Amir Hamzah, sempat menyebutkan akan mengalokasikan proyek tersebut di hadapan Kapolres yang lama, ungkap salah seorang Kontraktor yang ada di lokasi tersebut.
Lagi pula menurut sejumlah sumber, proyek lapangan bola Mapolres Binjai dinilai bukan proyek yang mendesak, karena masih banyak proyek yang dinilai mendesak di wilayah Kota Binjai yang perlu menjadi perhatian, termasuk drainase yang kondisinya buruk sehingga rawan terjadi banjir seperti di Jalan Perintis Kemederkaan Kecamatan Binjai Utara, dimana warga selalu menjadi ancaman banjir apabila hujan turun, ujar salah seorang warga yang tidak disebutkan namanya.
Laporan : Supriadi My/Putra Bangun – Wartawan Rmnews.id Korwil Sumut.























































