BATAM, RMNEWS.ID-Harga tiket penyeberangan dari Pelabuhan Pancung Sekupang ke Belakang Padang, Batam, Kepulauan Riau, beberapa waktu lalu mengalami kenaikan dari Rp 18.000 menjadi Rp 20.000. Kenaikan ini sebesar Rp 2.000 dan diklaim sebagai penyesuaian terhadap tarif harga bahan bakar minyak (BBM).
Sebagian masyarakat merasa terbebani oleh kenaikan harga ini, terutama bagi mereka yang melakukan penyeberangan secara rutin. “Ini cukup memberatkan bagi kami yang sering bolak-balik,” ujar salah seorang warga.
Pelabuhan di Sekupang dan Belakang Padang tampak sibuk, terutama pada hari libur. Penambang boat tampak menunggu calon penumpang di atas kapal, siap untuk berangkat.
Untuk keberangkatan ke belakang padang dengan menggunakan kapal setiap harinya ada 25 sampai 35 kapal, bahkan kalau di hari libur bisa mencapai 60 kapal. Kapal berangkat harus ada minimal 6 orang penumpang.
Untuk menuju ke Belakang Padang penumpang harus membeli tiket di loket-loket pelabuhan pancung sekupang, waktu dan jadwal keberangkatannya tidak ditetapkan, kapal akan berangkat setiap ada minimal 6 orang penumpang.
Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa menghubungi loket informasi di Pelabuhan Pancung Sekupang.(**)
iks
























































