KEPRI, RMNEWS.ID-Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepulauan Riau (Kepri) mengatakan enam orang warga Provinsi Kepri terkonfirmasi positif COVID 19. Keenam warga tersebut tersebar di Kota Batam.
Demikian dikatakan Muhammad Bisri selaku Kapala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepri, Selasa (19/12/2023) kepada wartawan di Kepri.
“Pasien tersebut awalnya bukan sakit karena COVID-19 tapi sakit lain, saat di tes ternyata positif COVID. Sampel pasien yang dirawat di RS itu dikirim ke lab dan hasil pemeriksaan positif COVID-19,” ujarnya.
Bisri menerangkan saat ini dilakukan tracing kepada warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dinkes Kepri dan kabupaten kota juga tengah melakukan penyelidikan epidemiologis COVID-19 yang ditemukan di Kepri.
“Kami masih mengumpulkan keterangan untuk melakukan tracing. Masih dilakukan penyelidikan epidemiologis (PE), masih menunggu laporan,” ujarnya.
Keenam orang warga Kepri yang terkonfirmasi positif COVID-19 itu dilakukan isolasi mandiri. Bagi yang memiliki sakit bawaan dilakukan perawatan di rumah sakit.
“Kalau memang dia sakit ringan dan positif COVID-19 kita sarankan untuk isolasi mandiri di rumah. Kalau dirawat di rumah sakit, ya isolasi di rumah sakit,” ujarnya.
Atas temuan COVID-19 di wilayah Kepulauan Riau, Bisri meminta warga agar menerapkan protokol kesehatan. Terutama bagi masyarakat yang kurang sehat tapi masih melakukan aktivitas di luar rumah.
“Kita sarankan warga agar melakukan penerapan protokol kesehatan. Bagi masyarakat yang merasa kurang enak badan saat keluar gunakan masker dan terapkan protokol kesehatan,” ujarnya.
Bagi masyarakat yang belum melakukan vaksinasi lengkap, Bisri menyebut saat ini stok vaksin COVID-19 telah ada. Penyuntikan vaksin dilakukan di kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).
“Vaksin sudah ada. Untuk mereka yang membutuhkan yang belum booster 2 dan 3, misal mau bepergian silahkan datang ke Kantor Kesehatan Pelabuhan, nanti disana akan dikasih jadwal penyuntikan,” ujarnya.
Bisri menyebut, vaksin COVID-19 saat ini baru tersedia di tiga kabupaten Kota yakni Batam, Tanjungpinang dan Karimun. Bagi warga kabupaten kota lain jika berada di daerah tersebut bisa melakukan vaksinasi juga.
“Vaksin ini tersedia di tiga daerah yakni Batam, Tanjungpinang dan Karimun. Tapi misal ada orang Natuna, Lingga atau Anambas sedang di Batam atau Tanjungpinang dan mau di vaksin tidak masalah. Vaksinnya juga terbatas, tapi nanti minat tinggi kita akan minta lagi ke pemerintah pusat,” ujarnya.(rm/dt)























































