TANJUNGPINANG, RMNEWS.ID-Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) akan kembali melanjutkan pembangunan di Pulau Penyengat pada tahun 2024 ini.
Pulau Penyengat merupakan satu di antara destinasi wisata Kepri. Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam beberapa tahun terakhir gencar merevitalisasi atau menghidupkan kembali Pulau Penyengat. Diantaranya fasilitas umum serta sejumlah situs cagar budaya di sana.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan, revitalisasi yang dilakukan tersebut bertujuan untuk menjadikan Pulau Penyengat sebagai destinasi wisata religi dan budaya unggulan di Kepri.
“Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah berkomitmen Pulau Penyegat akan terus diperindah. Supaya pulau ini menjadi destinasi wisata religi dan budaya unggulan,”ucapnya, Minggu (07/01/2024).
Dikatakannya juga bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah mengusulkan sejumlah proyek dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Usulan ini termasuk rehabilitasi Balai Adat Pulau Penyengat, kelanjutan pembangunan beberapa ruas jalan yang belum selesai dengan anggaran 24 miliar rupiah
“Pembangunan Monumen Bahasa Nasional dengan anggaran yang diusulkan sebesar 90 miliar rupiah juga kita usulkan” ujarnya.
Ansar juga mengatakan bahwa Komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau adalah untuk terus memperindah Pulau Penyengat. Revitalisasi ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang pelestarian nilai-nilai budaya dan sejarah yang kaya, yang akan menarik lebih banyak wisatawan dan meningkatkan ekonomi lokal.
“Kita yakini, jika ini dilakukan tentu akan menarik lebih banyak wisatawan dan bisa meningkatkan ekonomi lokal,” sebutnya menambahkan.
Selain itu, sebagai upaya untuk memperindah Pulau Penyengat, di tahun anggaran 2024 ini Pemprov Kepri juga akan mengadakan 16 unit becak motor listrik kepada para penambang becak motor (bentor) di Pulau Penyengat.
“Dengan adanya becak listrik itu, kami yakin nilai wisata di Pulau Penyengat akan semakin menarik bagi wisatawan, dan dapat memajukan sektor pariwisata di Kepri,” harapnya.**
iks
























































