JAKARTA, RMNEWS.ID-Ketua Umum PBNU periode 2010-2021, KH Said Aqil Siroj, menegaskan dukungannya kepada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. Pernyataan tersebut disampaikan Said Aqil Siroj saat menyampaikan mauizah hasanah Haul KH. Bisri Syansuri ke-45 di Ponpes Mambaul Ma’arif, Denanyar, Jombang, Jumat (12/1/2024). Seperti di lansir sejumlah media online nasional.
“Mantan tetangga saya, akhil aziz, Dr. Abdul Muhaimin Iskandar yang insyaallah akan berhasil dengan mudah menjadi Wakil Presiden RI. Ini mantan tetangga saya, dulunya kayanya dulu saya, saya mobilnya sudah kijang bagus, beliau masih bodolan mobilnya itu tahun 1996,” ujar Kiai Said.
Dalam pengakuannya, Kiai Said mengibaratkan dukungannya kepada Anies-Muhaimin (AMIN) dengan sebuah kisah semut di zaman Nabi Ibrahim. Ia menyatakan dukungan 100 persen kepada pasangan yang akrab dengan akronim AMIN tersebut.”Saya dukung (AMIN) 100 persen. Tapi saya ini apa wong ketua NU bukan, ketua partai ya bukan,” tandasnya.
Kiai Said menegaskan bahwa meskipun tidak memiliki posisi strategis saat ini, dukungannya terhadap AMIN adalah simbol bahwa ia berada di pihak yang benar. Ia menggambarkan perbandingan semut yang membantu memadamkan api saat Nabi Ibrahim dibakar oleh Raja Namrud.
Dia berujar saat Nabi Ibrahim dibakar Raja Namrud, semut ikut membantu memadamkan api, meski aksinya itu dicibir oleh hewan yang jauh lebih besar darinya.”Ketika Nabi Ibrahim dibakar Raja Namrud. Binatang-binatang besar seperti macan, gajah berupaya meniup api, memadamkan api. Termasuk semut. Oleh gajah oleh macan diketawain. Semut semut, kamu itu nggak efektif, apa gunane kamu, tiupanmu nggak ada gunanya, nggak ada pengaruhnya apa-apa,””Jawabe semut, saya tahu saya sadar tiupan saya nggak ada apa-apa dibanding tiupanmu yang besar-besar. Tapi ini merupakan simbol, tanda bahwa saya berada di pihak Ibrahim, bukan di pihak Namrud,” imbuhnya.
Sebab itu, meski Kiai Said tidak punya posisi strategis saat ini, namun ia memastikan dukungannya itu cukup menjadi bukti jika dirinya ada di posisi Capres-Cawapres Nomor 1.”Walaupun (posisi saya) nggak ono gunane wes, seperti semut lah nggak ada gunanya lah. Hanya ketahuilah bahwa saya ada di pihak (Capres-Cawapres Nomor) 01,” ujar Kiai Said.
Kehadiran Kiai Said dalam Haul Mbah Bisri kali ini juga dihadiri oleh Capres Anies Baswedan, Habib Umar Muthahar, KH. Marzuki Mustamar, KH. Masduqi Abdurrahman, KH. Abdurrahman al-Kaustar, Nyai Hj. Farida Salahuddin Wahid, Nyai Hj. Djuwairiyah Fawaid, serta sejumlah Kiai, Gus, dan Nyai lainnya.***
(rm/net)
























































