KLATEN, RMNEWS.ID- Beberapa desa di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mulai dilanda kekeringan akibat musim kemarau. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten pun menyalurkan air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.
BPBD Klaten menjelaskan, kekeringan di awal kemarau ini tersebar di Kecamatan Kemalang yang meliputi empat desa, Kecamatan Jatiom satu desa, dan Kecamatan Bayat satu desa.
Mengutip MediaIndonesia, “Kondisi kekeringan di Kecamatan Kemalang, yakni Desa Sidorejo, Kendalsari, Tangkil, dan Tlogowatu.
Kemudian Desa Bandungan di Kecamatan Jatinom, dan Desa Dukuh di Kecamatan Bayat,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Klaten Anjung Darojati, Selasa (2/72024).
Pada periode Juni-Juli 2024, Desa Sidorejo telah mendapat dropping air 36 tangki, Kendalsari 16 tangki, Tangkil 4 tangki, Tlogowatu 26 tangki, Bandungan 22 tangki, dan Dukuh 4 tangki.
“Jadi, bantuan air bersih yang tersalur ke enam desa kekeringan itu sudah 108 tangki atau 540.000 liter, dengan total penerima manfaat 2.187 KK/6.438 jiwa,” katanya.
Editor: Gusti Rangga
Sumber: MediaIndonesia
























































