BATAM, RMNEWS.ID- Setelah melewati lika-liku penyelesaian masalah taksi online dan taksi konvensional yang cukup panjang dan menguras keringat, akhirnya kini taksi online Maxim dan Gocar bisa beroperasi di Bandara Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau (Kepri).
Hal tersebut merupakan hasil kesepakatan antara PT Bandara Internasional Batam (BIB) dengan para penyedia jasa transportasi serta organisasi lainnya dengan tujuan untuk mempermudah masyarakat mendapatkan layanan transportasi.
Direktur PT BIB, Pikri Ilham Kurniansyah mengatakan, bahwa taksi online maxim dan gocar nantinya bisa beroperasi di Bandara Hang Nadim, akan tetapi tidak untuk bulan Juli ini.
“Ya tanggal 5 Agustus 2024 nanti sudah mulai masuk,” kata Direktur PT BIB Pikri Ilham Kurniansyah.
PT BIB berharap bagi kedua belah pihak agar tak lagi ada perseteruan seperti yang sebelumnya.
“Yang pertama dengan hadirnya Maxim dan Gocar berarti pilihan untuk masyarakat cukup banyak. Kemudian kesempatan berusaha, baik taksi konvensional dan daring diberikan kesempatan serta mempunyai kesempatan berbagai pihak,” ujarnya, mengutip Beritasatu, Minggu, 21 Juli 2024.
Ia menambahkan kehadiran kedua penyedia taksi daring itu akan menambah kolaborasi antara taksi konvensional dengan online.
Akan tetapi, Pikri menambahkan, para aplikator itu harus mempersiapkan beberapa hal seperti aspek legalitas seperti perjanjian tingkat layanan (SLA), teknis, standarisasi layanan maupun sosialisasi kepada pengemudi.
Tujuannya, agar setara dengan standar layanan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.
Selain itu, juga ada sejumlah kesepakatan antara Taksi Konvensional dan Komunitas Andalan Driver Online (Komando).
“Kedua pihak bersama-bersama menjaga ketertiban, keamanan, dan pelayanan penumpang baik dari arah dan ke Bandara Internasional Hang Nadim,” paparnya.
“PT BIB sebagai pengelola Bandara memberikan peluang usaha yang sesuai ketentuan sehingga mengajak para pihak untuk membangun iklim usaha yang sejuk sehingga bersama-sama dapat membangun Batam kota maju dan modern,” imbuh Pikri.
Editor: Gusti Rangga
Sumber: Beritasatu
























































