JEMBER, RMNEWS.ID – Seorang remaja bernama Muhammad Alif, siswa SMK Kartika IV-2, Kabupaten Jember sangat menginspirasi. Alif diduga sebagai anak yatim piatu yang berasal Lingkungan Cupu, Kelurahan Baratan, Jember itu setiap harinya lari sejauh 5 km ke sekolah demi mengejar cita-citanya menjadi prajurit TNI.
Aksi Alif itu pun viral di berbagai platform media sosial hingga menuai pujian dan komentar positif netizen.
Dikutip dari iNews, Minggu (4/8/2024), Kepala SMK Kartika IV-2 Jember, Pelda Iwan Abdillah mengungkapkan, Alif adalah sosok siswa yang inspiratif. Meski yatim piatu dan kurang mampu, Alif tetap semangat dalam belajar.
“Tidak hanya berfokus pada pelajaran, Alif juga gemar mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Cita-citanya untuk menjadi tentara menjadi motivasi besar bagi Alif,” ucapnya.
Usai aksinya viral, Alif diganjar hadiah dari jajaran Polres Jember yang memberikan sepeda dan seperangkat alat sekolah. Hadiah itu diberikan langsung Kapolres Jember AKBP Bayu Pratama.

Kapolres Jember mendatangi rumah Alif bersama rombongan di antaranya Kasatlantas AKP Ahmad Fahmi Adiyatma, Danramil Patrang Kapten Caj Agus Teguh Yuwono dan Kapolsek Iptu Suparman.
Kapolres Jember berharap dengan sepeda tersebut, Alif tidak perlu lagi lari sejauh 5 km ke sekolah. “Perjuangan Alif yang gigih demi menuntut ilmu meski harus berjalan kaki saat pergi dan pulang sekolah luar biasa,”ucap kapolres Polres Pelabuhan Tanjung Perak tersebut.
Kapolres Jember mengaku mendapatkan informasi dari anggotanya yang melihat kondisi Alif saat melakukan patrol wilayah. “Ada anggota saat berpatroli di wilayah Baratan sini, lalu melaporkan ke saya,”lanjut AKBP Bayu Pratama.
Dia mengatakan, pemberian sepeda dan perlengkapan olahraga ini tidak hanya meringankan beban Alif, tetapi juga memberikan inspirasi dan motivasi kepada anak-anak lain di lingkungan sekitar.
Kedatangan rombongan Kapolres Jember itu sempat mengagetkan Alif dan warga sekitar. Mereka awalnya takut terjadi sesuatu hingga polisi datang ke wilayah mereka.
Alif mengaku kaget ketika ada rombongan Polisi bersama Tentara mendatangi rumahnya. “Iya, awalnya saya takut ada banyak Pak Polisi katanya cari saya,” ucap Alif.
Namun setelah mengetahui kedatangan rombongan polisi yang ternyata adalah Kapolres Jember itu, Alif menjadi senang. “Terima kasih banyak, Pak Kapolres. Dengan sepeda ini, saya tidak perlu berlari lagi ke sekolah dan bisa lebih cepat sampai,” ucap Alif dengan mata berkaca-kaca.
Editor: Andika
Sumber: iNews
























































