SURABAYA, RMNEWS.ID- Memperingati 10 tahun kepemimpinan Presiden Jokowi, ratusan mahasiswa menggelar demo di depan Gedung DPRD Jatim di Jalan Indrapura, Surabaya.
Pantauan di lokasi, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dan masyarakat itu tiba sejak pukul 13.45 WIB, Senin 12 Agustus 2024.
Mereka membawa berbagai spanduk tuntutan dan kecaman terhadap Jokowi. Diantaranya bertuliskan ‘Apa kabar dosa-dosa Jokowi?’, ‘Tolak RUU Polri’, dan ‘#UsutTuntas’.
Ketua BEM SI Jawa Timur, Aulia Thaariq Akbar mengatakan ada beberapa tuntutan utama yang disampaikan dalam aksinya serta menyoroti dosa-dosa Jokowi selama 10 tahun pemerintahannya.
“Aksi kali ini mengusung Dasa Dosa Jokowi: Borok Jatim. Artinya ingin menyoroti isu-isu nasional sekaligus yang ada di Jawa Timur. Seperti konflik agraria, mencakup beberapa permasalahan, termasuk di Surabaya soal reklamasi waterfront land, petani pakel, termasuk pemberantasan HAM ada Tragedi Kanjuruhan,” ujar Atha di depan Gedung DPRD Jatim, dikutip dari Detik Senin (12/8/2024).
Para mahasiswa itu juga menyuarakan terkait penolakan terhadap Undang-Undang TNI dan menuntut adanya reformasi institusi Polri.
“Reformasi institusi terkait UU Polri dan tolak Undang-undang TNI kami merasa itu akan memberangus kebebasan berpendapat,” ujarnya.
Demo mahasiswa dan masyarakat selanjutnya ditemui anggota DPRD Jatim dari Komisi A.
Selama aksi, massa tampak dijaga ketat petugas dengan memberi barikade kawat berduri di depan gedung.
Editor: Gusti Rangga
Sumber: Detik
























































