JAKARTA, RMNEWS.ID – Pemerintah Indonesia telah mengumumkan besaran bonus yang diterima oleh peraih medali di Olimpiade Paris 2024. Setiap besaran bonus untuk atlet dan pelatih tergantung dari prestasi peraihan medal mereka.
Kontingen Indonesia pulang dari Paris dengan catatan dua medali emas dan satu medali perunggu. Medali emas didapatkan oleh Veddriq Leonardo di nomor speed putra panjat tebing dan Rizki Juniansyah di kelas73kg angkat besi. Sedangkan medali perunggu diraih oleh Gregoria Mariska Tunjung di nomor tunggal putri badminton, seperti dikutip dari CNN, Rabu (14/8/2024).
“Mungkin saya mau menambahkan terkait dengan bonus. Tadi kebetulan ada pertanyaan, tadi Bapak Presiden sudah mengumumkan tadi kebetulan bersama saya di sore-sore di IKN yang untuk emas mendapatkan Rp6 miliar.” ucap Menpora Dito Ariotedjo saat ikut menyambut Veddriq dan Rizki yang tiba di Indonesia pada Selasa (13/8).
“Untuk perunggu [atlet] 1,650 miliar. Bonus 2,750 [miliar] untuk pelatih yang emas. Pelatih perunggu 675 [juta],” imbuhnya.
Keberhasilan Indonesia dalam merebut 2 emas dan 1 perunggu membuat Indonesia mengakhiri Olimpiade Paris 2024 dengan duduk di posisi 39. Torehan dua emas ini juga membuat Indonesia mengulang prestasi 32 tahun lalu di Olimpiade Barcelona 1992.
Untuk kategori negara ASEAN, Indonesia hanya kalah dari Filipina. Filipina menyelesaikan Olimpiade dengan catatan 2 emas dan 2 perunggu di tangan.
Selain menerima bonus, arak-arakan juga akan digelar untuk merayakan keberhasilan Indonesia merebut 2 medali emas dan 1 perunggu di Olimpiade Paris 2024. Arak-arakan akan digelar pada Kamis (15/8).
Seperti dikutip dari atas, berikut adalah bonus peraih medali Olimpiade 2024 untuk Indonesia:
-Atlet Peraih Emas: Rp6 Miliar
-Atlet Peraih Perunggu: Rp1,65 Miliar
-Pelatih Atlet Peraih Emas: Rp2,75 Miliar
-Pelatih Atlet Peraih Perunggu: Rp675 Juta
Editor: Andika
Sumber: CNN
























































