MANGGARAI BARAT, RMNEWS.ID – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) kembali terjadi di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Antrean pun tidak tanggung-tanggung mencapai lima kilometer, terlihat di sejumlah SPBU di Labuan Bajo beberapa hari terakhir.
Bahkan, ada sopir yang harus antre hingga tiga hari untuk bisa mendapatkan BBM.
“Sulit dapat BBM berapa hari terakhir. Antre lama di SPBU,” ucap Adrianus Par, salah satu sopir yang mengantre di salah satu SPBU di Labuan Bajo, dikutip dari Detik, Kamis (15/8/2024).
Tak sedikit kendaraan harus membeli BBM eceran dengan harga mahal di pinggir jalan di Kota Labuan Bajo. Pertalite eceran di pinggir jalan dijual dengan harga Rp 30 ribu per botol air mineral ukuran 1,5 liter.
Area Manager Communication, Relation & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi menjelaskan kelangkaan BBM di Labuan Bajo disebabkan adanya kendala pada jalur distribusi BBM.
Adapun kendala pada jalur distribusi BBM itu disebabkan adanya perbaikan jalan di jalur lintas Ruteng-Labuan Bajo, khususnya di daerah Cireng. Adapun BBM di Labuan Bajo dipasok dari Depot Reo di Kabupaten Manggarai.
Antrean panjang di SPBU juga disebabkan adanya peningkatan konsumsi untuk BBM subsidi maupun nonsubsidi imbas dari tingkat kunjungan wisata yang cukup tinggi ke Labuan Bajo saat ini. Kondisi ini diprediksi terjadi sampai September mendatang, baik untuk transportasi darat maupun kapal wisata.
Pertamina sudah berupaya melakukan sejumlah upaya mengatasi kelangkaan BBM di Labuan Bajo. Pertamina melakukan monitoring stok dan penjadwalan lebih awal pengiriman BBM di SPBU di Labuan Bajo. Pertamina juga berkoordinasi dengan Polres Manggarai Barat untuk penertiban antrean di SPBU bersama pengawas SPBU untuk mengatur antrean.
Lebih lanjut, Pertamina juga mengaktifkan skema alternatif jalur supply dari Terminal BBM (TBBM) Bima, NTB. Pertamina juga mengirimkan armada mobil tangki perbantuan dari TBBM Ende dan TBBM Maumere untuk percepatan pengiriman BBM dari dan menuju SPBU di Labuan Bajo.
Editor: Andika
Sumber: Detik























































