LANGKAT, RMNEWS.ID- Seorang pria berinisial AH (38) warga Dusun Satu, Desa Perlis, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara tega menembak tetangganya sendiri lantaran tak terima ditegur agar tidak berkelahi, Jumat (16/8/2024).
AH menembak tetangganya sendiri yang bernama Ariandi (42) menggunakan senapan angin hingga meninggal dunia. Korban meninggal dunia karena terkena luka tembakan di bagian dada. Diketahui, korban berprofesi sebagai nelayan.
Sedangkan, pelaku penembakan telah diamankan dan ditahan olehv Kepolisian Sektor (Polsek) Pangkalan Brandan, Sumatera Utara.
Korban sempat mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Umum Pertamina Pangkalan Brandan, namun nyawanya tak terselamatkan.
Anak kandung korban, Fitri Andayani mengatakan, peristiwa penembakan tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB.
Fitri mengungkapkan, sebelum penembakan terjadi, korban sempat menegur pelaku yang cekcok dengan tetangga lainnya.
Karena perkelahian itu menimbulkan kegaduhan, akhirnya korban menegur pelaku agar tidak berisik.
Pelaku yang saat itu tidak senang ditegur oleh korban lalu mengeluarkan kata-kata kasar kepada korban dan mengancam akan menembak korban.
“Pelaku ini berkelahi sama tetangganya berisik, dan adik saya sedang sakit. Ayah kemudian menegur mereka agar jangan ribut. Setelah itu pelaku pulang mengambil senjata,” ujar Fitri, seperti dilansir Beritasatu, Minggu 18 Agustus 2024.
Tak berselang lama, pelaku kembali menghampiri korban dan langsung menembak korban tepat di hadapan anak kandungnya.
Warga sekitar lokasi yang yang mendengar kejadian itu membawa korban ke rumah sakit bersama anaknya.
“Dua kali ditembak, pertama kali ditembak langsung kena bagian dada. Korban ditembak lagi untuk kedua kalinya dan sempat mengelak sehingga tidak kena. Pelaku menembak dalam jarak yang sangat dekat, “ungkap Fitri.
Usai menembak korban, AH kabur kearah sungai dan wargapun mengejar hingga akhirnya AH behasil diamankan oleh warga.
“Warga tadi langsung mengejar pelaku sampai ke sungai. Dia sempat berenang kemudian ditangkap, “terang Fitri.
Jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk proses autopsi dan penyelidikan lebih lanjut.
Pelaku AH kini ditahan oleh pihak Polsek Pangkalan Brandan untuk pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.
Editor: Gusti Rangga
Laporan: Supriyadi Wartawan RMNEWS.ID Kab. Langkat
























































