PALEMBANG, RMNEWS.ID- Polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhuan disertai pemerkosaan yang dialami oleh siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Palembang.
Dalam kurun waktu 2 hari polisi berhasil melacak dan menangkap empat pelaku yang semuanya masih di bawah umur, keempatnya berinisial IS, NSA, MZF, dan ASA.
Mereka secara bersama-sama melakukan tindak kejahatan terhadap seorang siswi SMP berinisial AA, yang mayatnya ditemukan di area kuburan Cina.
Kapolrestabes Palembang, Kombes Harryo Sugihhartono didampingi Direskrimum Polda Sumsel, Kombes M Anwar Reksowidjojo mengatakan, bahwa korban dan salah satu pelaku, IS, baru berkenalan kurang lebih dua minggu melalui ponsel hingga menjalin hubungan asmara.
“Pada 1 September 2024, mereka sempat bertemu di acara hiburan kuda kepang di kawasan Pipa Reja, di mana saat itu juga hadir pelaku lainnya, MZ, MS, dan AS.
Setelah menyaksikan acara tersebut, kelimanya menuju ke lokasi kejadian, yaitu Krematorium Sampurana di kawasan Kuburan Cina,” ungkapnya.
Saat di lokasi, korban dibekap oleh para pelaku hingga tewas. Setelah tewas, korban kemudian dirudapaksa secara bergiliran oleh para pelaku.
Selanjutnya para pelaku kemudian menyeret tubuh korban ketempat lain yang jaraknya sekitar 30 menit dari lokasi awal korban di perkosa. Di lokasi kedua ini, para tersangka kembali melakukan aksi keji tersebut sebelum meninggalkan korban di lokasi tersebut.
“Korban sengaja dipindahkan ke lokasi terakhir agar tidak diketahui oleh orang lain, yang mana tempat ke TKP penemuan mayat, itu berjarak sekitar 30 menit, di sana korban lagi-lagi dirudapaksa,” jelasnya.
Kini, para pelalu telah diamankan oleh polisi. Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa celana dalam korban, dan baju korban.
Atas perbuatannya, keempat tersangka akan dijerat dengan pasal-pasal terkait perlindungan anak dan pembunuhan berencana, yang membawa ancaman hukuman 15 tahun penjara atau denda maksimal Rp3 miliar.
Editor: Gusti Rangga
Sumber: Okezone























































