BANDUNG, RMNEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung Jawa Barat (Jabar) melalui sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) menangani bagian jalan di kawasan Jalan Siliwangi, Kota Bandung yang ambles.
Menurut laporan, hal ini terjadi karena ada pergerakkan tanah longsor pada Sabtu, 14 September 2024, sekitar pukul 11.45 WIB.
Kepala Diskar PB Kota Bandung Gun Gun Sumaryana telah berkolaborasi sejumlah OPD Kota Bandung, serta memastikan mempercepat layanan telekomunikasi dan listrik tetap berjalan.
Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) juga melakukan penanganan, dengan perbaikan bagian jalan yang ambles. Serta memasang tiang pancang untuk keberlangsungan layanan telekomunikasi dan listrik.
“Sejumlah upaya telah dilakukan berbagai OPD. Selain itu pihak PLN dan provider telekomunikasi sudah hadir. Pada dasarnya, kami memastikan listrik tetap menyala dan layanan telekomunikasi tidak terganggu,” ujar Gun Gun, dikutip dari Metro, Minggu (15/9/2024).
Dia mengatakan, hingga sekitar pukul 16.30 WIB, diberlakukan rekayasa satu jalur di Kawasan Jalan Siliwangi. Rekayasa ini akan dikoordinasikan dengan Dishub Kota Bandung, sambil menunggu sejumlah proses perbaikan di kawasan longsor.
Untuk menghindari kemacetan, sementara waktu pengguna jalan diimbau menghindari Jalan Siliwangi karena masih diberlakukan buka tutup satu jalur.
Kepala Seksi Penyelamatan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung John Erwin menambahkan kebocoran pipa PDAM dan beban di atas kirmir, mengakibatkan terjadinya longsoran tanah diikuti tiang listrik, tiang telepon, dan pohon ambruk menimpa 1 rumah pada bagian dapur.
“Material tanah longsor tersebut menutupi sebagian rumah warga setinggi 6 meter dan panjang 12 meter. Petugas gabungan sudah membersihkan serpihan longsor dan telah mengevakuasi korban. Selain merusak rumah, jembatan Jalan Siliwangi juga terdampak dan arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan beberapa saat. Dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa atau luka. Tapi, ada kerugian materiel yang dialami warga,” ungkap Erwin.
Berdasarkan informasi yang didapat longsor terjadi di di Jalan Siliwangi, RW 001 Kelurahan Cipaganti, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, pukul 10.45, Sabtu, 14 September 2024. Longsor ini diduga terjadi karena adanya kebocoran pipa PDAM, dalam peristiwa ini, satu unit rumah milik warga, mengalami kerusakan terkena material tanah dan air saluran PDAM.
Editor: Andika
Sumber: Metro
























































