BALI, RMNEWS.ID- Seorang mahout atau pawang bernama Komang Resi Yasa (27) meninggal usai diseruduk gajah di Bali Safari Park and Marine Park, Selasa (17/9/2024).
Kejadian ini menimpa salah satu pawang gajah terbaik di taman safati tersebut saat ia sedang bekerja.
Menurut keterangan pengelola, insiden ini terjadi pada pagi pukul 08.00 WITA, saat itu sekelompok pawang sedang melakukan rutinitas dengan mengangon gajah bernama Gadi.
Tiba-tiba gajah berusia 30 tahun itu menyeruduk Komang berkali-kali, hingga korban harus dibawa ke rumah sakit. Dia dinyatakan meninggal pada pukul 09.30 WITA.
Berdasarkan pemeriksaan, Gadi diketahui tidak dalam kondisi berahi saat kejadian. Namun, pihak pengelola menemukan tanda-tanda kejanggalan terkait perilaku gajah tersebut.
Insiden ini membuat atraksi gajah di Bali Safari and Marine Park ditutup sementara oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).
Kepala BKSDA Bali Ranta Hendratmok menyebut pihaknya masih melakukan evaluasi terkait insiden serangan gajah itu. “Sementara kita evaluasi dulu dan dihentikan sementara (kegiatan pertunjukan gajah) untuk wisatawan,” ucap Ratna, dikutip dari VOI.
Sementara, Supervisor Marketing Taman Safari Indonesia Group, Alexander Zulkarnain mengenal sosok Komang sebagai karyawan yang penuh dedikasi dan kasih sayang dalam merawat gajah.
Almarhum telah mengabdikan hidupnya untuk kesejahteraan gajah-gajah, Pengabdian dan keahliannya dalam merawat satwa menjadi contoh bagi kita semua.
Dedikasi almarhum akan selalu dikenang oleh semua yang mengenalnya, baik staf Taman Safari Bali maupun para pengunjung yang pernah menyaksikan dedikasinya,” kata dia.
Saat ini Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) menutup sementara atraksi gajah di taman safari Bali tersebut.
Editor: Gusti Rangga
Sumber: VOI
























































