PADANG PARIAMAN, RMNEWS.ID- Beredar sebuah rekaman video yang memperlihatkan warga diseruduk babi hutan.
Lokasi kejadian diketahui di daerah Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Minggu (29/9/2024).
Terdapat dua korban serangan brutal babi hutan tersebut. Satu korban mengalami luka berat hingga harus dirawat di rumah sakit dan seorang lagi luka ringan juga sempat dirawat di puskesmas.
Dalam vidio yang beredar tersebut, terlihat detik-detik mengerikan saat babi hutan menyeruduk warga bernama Munrizal. Korban pun jatuh bangun menahan serangan babi hutan yang berulang kali menyeruduknya.
Sejumlah warga sekitar berupaya menolong dengan cara melumpuhkan babi tersebut dengan dipukul kayu, batu hingga kursi.
Babi tersebut akhirnya mati, sedangkan korban Munrizal dilarikan ke RSUD Pariaman. Korban mengalami luka cukup parah, terdapat tangan dan jari-jarinya yang patah.
Selain Munrizal, babi hutan itu sebelumnya juga menyeruduk Murniati yang berada dalam Pasar Sungai Geringging. Korban luka ringan dan sempat dirawat di puskesmas setempat namun sudah dibolehkan pulang.
Supriadi warga di sekitar lokasi mengatakan, babi hutan itu masuk ke pasar dan permukiman warga karena habis ditembak pemburu. Saat kejadian ada perburuan babi yang berada tidak jauh dari TKP.
“Babi ini habis kena tembak masyarakat pemburu, tapi melawan dan lari ke arah Sungai Geringging lalu menyeruduk ibu-ibu dan bapak-bapak setelah masuk pasar dan rumah warga,” ujarnya, Minggu (29/9/2024), mengutip SumbarKita.
Saat ini babi hutan yang menyerang warga berhasil dibunuh. Sementara korban Munrizal masih mendapat perawatan medis.
Sementara itu, salah satu warga sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Budi membeberkan kronologi kejadian berawal dari warga setempat menggelar agenda buru babi massal.
“Pada awalnya babi itu lari ke dalam pasar sehingga warga di pasar kocar-kacir. Setelah itu menuju ke dalam rumah warga,” kata Budi.
Babi itu dihalau dari dalam rumah sehingga terpojok di antara mobil dan terali rumah.
“Nah saat itu Ajo Mun dengan posisi berhadap-hadapan dengan babi dan langsung diserang,” katanya.
Warga setempat mencoba membantu korban dari serangan membabi buta itu namun tidak mampu mengalihkan.
“Luka pada kaki banyak, tangan dan mengeluarkan banyak darah. Di puskesmas langsung dikasih oksigen dan korban tidak sadarkan diri,” pungkasnya.
Editor: Gusti Rangga
Sumber: SumbarKita























































