MARINA BAY, RMNEWS.ID – Nasib pilu dialami seorang wanita Singapura berusia 24 tahun yang menjadi korban penganiayaan ketika berusaha untuk mengantar temannya pulang usai mabuk-mabukan. Saat ia mencoba mengantar temannya ke dalam taksi, dua orang pria tiba-tiba meninjunya berkali-kali sehingga membuat giginya rontok.
Wanita tersebut, yang diketahui berinisial S, dilaporkan dilarikan ke rumah sakit setelahnya.
Foto-foto yang dibagikan kepada Mothership menunjukkan S dengan bibir bawah berlumuran darah dan memar di wajahnya.
“Laki-laki yang tidak ada standarnya *******, memukul [seorang] gadis yang tidak bersalah tanpa alasan dan melarikan diri,” tulis salah satu teman S dalam sebuah unggahan di Instagram.
“Teman saya harus segera dilarikan ke rumah sakit, bayangkan betapa kerasnya mereka memukulinya?!?!”
Salah satu teman S, yang bernama Alexi, mengatakan kepada Mothership bahwa insiden tersebut terjadi pada 15 Oktober 2024 di Club Vox di Suntec City, Marina Bay.
Teman S, yang berinisial sebagai C, sedang mengadakan pesta ulang tahunnya di sana.
Sekitar pukul 3:26 pagi, C terlihat sangat mabuk kepayang. S ingin mengantarnya pulang karena mereka tinggal di kompleks kondominium yang sama.
Namun saat ia masuk ke dalam taksi bersama dengan C, seorang pria tiba-tiba mencoba menyeret C.
Pria tersebut diduga meminta S untuk membawa C kembali ke klub untuk melanjutkan minum-minum.
Ketika S bersikeras untuk memulangkannya, dan meyakinkannya bahwa ia akan memulangkan temannya itu dengan selamat. Namun, pria tersebut malah mengancam S dengan mengancam akan memukulnya.
Dia kemudian meninju wajahnya beberapa kali sebelum pergi.
Pria kedua kemudian berlari menuju taksi dan bertanya kepada C – gadis yang sedang berulang tahun – apakah dia baik-baik saja.
Dia bertanya apakah pria pertama telah memukulnya. Ketika C menjawab tidak, pria kedua juga diduga mulai meninju wajah dan mulut S.
Alexi menjelaskan, pada akhir penyerangan, tiga giginya rontok, dan ia mengalami pendarahan di mulutnya sehingga akhirnya harus dirawat di rumah sakit.
Alexi mengklaim bahwa kedua pria tersebut juga diduga telah memukuli gadis-gadis lain, dan beberapa di antaranya telah melaporkan kejadian serupa.
Dengan membagikan kisah ini, katanya, diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran, dan mengingatkan perempuan lain untuk tetap waspada dan berhati-hati saat keluar minum-minum.
Tanggapan SPF
Menanggapi pertanyaan Mothership, polisi mengonfirmasi bahwa mereka menerima panggilan bantuan sekitar pukul 3:30 pagi pada 15 Oktober di 7 Temasek Boulevard.
Seorang wanita berusia 24 tahun itu hanya mengalami luka ringan, dan seorang pria berusia 22 tahun ditangkap oleh polisi.
Pria berusia 22 tahun tersebut, dan dua pria lainnya yang berusia 25 dan 26 tahun, membantu penyelidikan karena mereka telah menyebabkan korban terluka.
Saat ini, penyelidikan polisi sedang berlangsung.
Editor: Andika
Sumber: Mothership
























































