SUBULUSSALAM,RMNEWS.ID – Ratusan perangkat desa menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Setdako dan gedung DPRK Subulussalam. Demonstrasi ini ditujukan kepada Pj Wali Kota dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Subulussalam.
Adapun perkara tersebut terkait dengan gaji 7 bulan honor tak dibayar dan keterlibatan Sekda “bermain” proyek.
Salah seorang perwakilan pengunjuk rasa yang turut dihadiri oleh pihak kepolisian di gedung DPRK Subulussalam mengungkapkan bahwa dalam forum tersebut adanya dugaan keterlibatan Sekda Subulussalam dalam beberapa proyek bernilai miliaran rupiah.
Percakapan terkait hal ini terekam dalam sebuah video yang kini beredar luas di masyarakat Subulussalam dan bahkan menjadi perbincangan di media sosial, khususnya Facebook.
Menanggapi hal ini, seorang pemerhati kebijakan pemerintah, Ridwan Husein, meminta Aparat Penegak Hukum (APH) segera memeriksa Sekda Subulussalam atas dugaan kepemilikan proyek bernilai miliaran rupiah, sebagaimana disebutkan dalam percakapan tersebut.
“Sebagai figur kunci dalam pemerintahan daerah, Sekretaris Daerah memiliki peran penting dalam menggerakkan pembangunan. Tugasnya sangat vital dalam mengoordinasikan dan mengelola berbagai aspek pembangunan daerah,” ujar Ridwan kepada awak media pada Kamis (12/12/2024), dilansir dari Wahana News.
Ia menjelaskan bahwa salah satu tugas utama seorang Sekda adalah menyusun rencana pembangunan daerah yang berkelanjutan dan terarah.
Rencana tersebut mencakup berbagai sektor, seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Dalam prosesnya, Sekda harus bekerja sama dengan berbagai instansi terkait untuk memastikan pembangunan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Selain itu, rencana pembangunan daerah harus mempertimbangkan berbagai faktor, seperti anggaran, sumber daya manusia, dan regulasi.
Menurut Ridwan, seorang Sekda harus memiliki kemampuan manajerial yang baik serta pemahaman mendalam tentang kondisi daerah agar rencana tersebut dapat diimplementasikan dengan baik.
“Sekda bertanggung jawab memastikan bahwa rencana pembangunan realistis dan dapat dijalankan secara efektif,” tegas Ridwan.
Sementara itu, Sekda Subulussalam tidak memberikan balasan hingga berita ini diturunkan.
Editor: Andika
Sumber: Wahana News























































