BATAM, RMNEWS.ID-Bertempat di SPBU Cakrawala Batu Ampar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam bersama Bank Sumut menggelar sosialisasi penggunaan Fuel Card untuk bahan bakar Pertalite di Kota Batam, Kamis, 16 Januari 2025. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan mempercepat implementasi penggunaan kartu Fuel Card di seluruh wilayah Batam. Saat ini pengguna Fuel Card pengisian BBM subsidi di Kota Batam sudah mmencapai 25.398 pengguna.
Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau, mengatakan pihaknya melakukan langkah proaktif untuk memastikan semua masyarakat dapat menggunakan kartu Fuel Card dalam pengisian BBM bersubsidi.”Hari ini kami memulai percepatan sosialisasi penggunaan Fuel Card bersama Bank Sumut. Program ini diharapkan mempermudah masyarakat dalam mengakses BBM subsidi di SPBU yang telah terintegrasi,” ungkap Gustian.
Menurutnya, pendataan pengguna Fuel Card akan dilakukan secara intensif melalui pendekatan door to door hingga tingkat kelurahan dan kecamatan. Program ini menargetkan pendaftaran 210.000 pengguna Fuel Card hingga 28 Februari 2025, dengan masing-masing bank bertanggung jawab terhadap 70.000 pengguna.
“Hingga saat ini, sudah ada 25.398 pengguna yang terdaftar. Di antaranya, Bank Sumut mencatat 9.559 pemohon, Bank Bukopin 10.206, dan Bank CIMB 3.607. Kami terus berupaya mempercepat proses ini agar kartu dapat digunakan efektif mulai 1 Maret 2025,” tambahnya.
Gustian juga mengimbau, kepada seluruh masyarakat untuk segera mendaftar agar dapat menikmati manfaat dari program ini. “Ini langkah awal yang penting untuk memastikan BBM subsidi tersalurkan dengan baik dan efisien,” pungkasnya.
Sementara, Pimpinan Divisi Dana dan Jasa Bank Sumut, Heru Mardiansyah, menyatakan kesiapan Bank Sumut dalam mendukung program pemerintah ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Disperindag Batam atas kepercayaan yang diberikan. Seluruh terminal edisi di SPBU Batam sudah siap digunakan mulai minggu depan,” ujarnya.
Hingga saat ini, Bank Sumut telah mendistribusikan 10.000 kartu Fuel Card kepada pengguna. Meski demikian, Heru menyatakan pihaknya akan terus mengejar target 70.000 kartu.
“Kami optimis bisa mencapai target dengan dukungan dari Disperindag dan perangkat masyarakat setempat,” tambah Heru.
Program Fuel Card ini diharapkan mampu mengoptimalkan pendistribusian BBM bersubsidi secara tepat sasaran sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat Kota Batam. Dengan sistem ini, seluruh kendaraan yang telah terdaftar dapat menggunakan BBM subsidi mulai Maret 2025.























































