GORONTALO, RMNEWS.ID – Polda Gorontalo memberikan trauma healing kepada gadis ABG 15 tahun korban pemerkosaan 20 orang pria di Kabupaten Gorontalo. Proses ini diharapkan dapat memulihkan trauma korban atas kejadiaan tersebut.
“Pendampingan psikolog dari tim psikologi Polda Gorontalo diterjunkan untuk melakukan pendampingan trauma healing untuk korban sudah dari kemarin. Sebagai bagian dari upaya membantu pemulihan psikologis korban,” kata Karo SDM Polda Gorontalo Kombes Doni Wahyudi, Rabu (29/1/2025), dilansir dari Detik.
Doni mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan psikologis kepada korban pada Selasa (28/1/2025). Dia menyebut kondisi korban masih trauma.
“Masih trauma. Ini baru pendampingan oleh tim psikologi melibatkan sesi konseling intensif, baik kepada korban maupun keluarganya,” ungkapnya.
Doni menjelaskan data hasil pemeriksaan belum dapat dibeberkan. Namun dia memastikan bahwa korban mengalami trauma ketika mendapatkan kekerasan seksual apalagi karena korban masih di bawah umur.
“Belum ada, kondisi psikologis korban sangat penting untuk dipulihkan anak di bawah umur,” ucapnya.
Pihaknya juga sudah mengunjungi rumah korban dan meminta izin agar korban bisa dibawa ke kantor perlindungan remaja, anak dan wanita (Renakta) Polda Gorontalo. Menurutnya, hal itu juga bagian dari proses pemulihan.
“Untuk pemulihan korban supaya tidak trauma lagi sesuai aturan tiga sampai tujuh hari. Kami melakukan pendampingan trauma healing ini bertujuan untuk memulihkan kondisi emosional dan mental korban agar dapat kembali menjalani kehidupan dengan baik,” harapnya.
“Kami bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan korban mendapatkan pendampingan yang maksimal, baik secara emosional, mental, maupun hukum,” imbuhnya.
Editor: Andika
Sumber: Detik
























































