BATAM, RMNEWS.ID – Alpukat (Persea americana) dikenal sebagai buah yang memiliki banyak kandungan nutrisi, mulai dari lemak sehat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang menyokong kesehatan pada tubuh. Meskipun bermanfaat, konsumsi alpukat yang berlebihan bisa menimbulkan beberapa efek samping.
Satu buah alpukat berukuran sedang mengandung sekitar 240 kalori dan 22 gram lemak. Jika dikonsumsi secara berlebihan tanpa memperhatikan kebutuhan kalori harian, hal ini dapat berkontribusi pada penambahan berat badan.
Selain itu, konsumsi alpukat yang tidak terkontrol juga dapat memicu efek samping lainnya.
Berikut ini delapan efek samping mengonsumsi alpukat secara berlebihan :
1. Menyebabkan sakit kepala
Alpukat merupakan sumber asam amino tirosin, yang secara alami terurai menjadi tiramin di dalam tubuh. Tiramin dalam kadar tinggi dapat memicu sakit kepala dan meningkatkan tekanan darah,
Menurut penelitian National Headache Foundation, alpukat merupakan salah satu buah yang harus dihindari ketika mengalami sakit kepala.
2. Menyebabkan sindrom iritasi usus besar
Mengonsumsi alpukat dalam jumlah berlebihan dapat memicu kambuhnya sindrom iritasi usus besar (IBS). Hal ini disebabkan oleh kandungan sorbitol dalam alpukat, yaitu sejenis gula alkohol yang dapat bertindak sebagai pencahar alami.
Jika dikonsumsi terlalu banyak, sorbitol dapat menarik banyak air ke dalam usus besar dan merangsang pergerakan usus, yang dapat menyebabkan diare atau ketidaknyamanan pada area pencernaan.
3. Menyebabkan alergi
Mengonsumsi alpukat dalam jumlah yang banyak juga dapat menyebabkan alergi ringan. Gejala yang umum terjadi, meliputi rasa gatal di bibir, mulut, dan tenggorokan.
4. Mengganggu efektivitas pada obat tertentu
Buah alpukat mengandung banyak vitamin K, yang berperan dalam pembekuan darah. Satu alpukat mengandung 42 mikrogram vitamin K, yang setara dengan 35% dari nilai harian 120 mikrogram. Hal ini dapat menangkal efek obat pengencer darah, seperti warfarin, yang berpotensi untuk mengalami pembekuan darah.
5. Menurunkan kadar kolesterol
Alpukat diketahui dapat menurunkan kolesterol karena mengandung betas sitosyerol yang menyerapnya. Namun, jika mengonsumsi alpukat dalam jumlah banyak justru akan menyerap kolesterol yang sebenarnya dibutuhkan tubuh.
6. Menyebabkan diare
Buah alpukat mengandung banyak serat dan juga air. Mengonsumsi buah ini secara berlebihan dapat membuat tubuh kesulitan menyerap semua air dengan baik, yang berpotensi menyebabkan diare.
7. Menyebabkan hiperkalemia
Alpukat mengandung kalium yang cukup tinggi yang baik untuk kesehatan jantung. Namun, terlalu banyak kalium juga bisa berbahaya, terutama bagi orang yang memiliki masalah ginjal. Jumlah kadar kalium dalam darah terlalu tinggi atau hiperkalemia, dapat menyebabkan detak jantung tidak teratur, kelemahan otot, bahkan serangan jantung
8. Menambah berat badan
Selain itu, alpukat juga cukup tinggi kalori dan lemak. Satu buah alpukat berukuran sedang mengandung sekitar 240 kalori dan 22 gram lemak. Jika dikonsumsi secara berlebihan, terutama bersama makanan berkalori tinggi lainnya, hal ini dapat menyebabkan kenaikan berat badan.
Mengonsumsi alpukat memang memberikan banyak manfaat bagi tubuh. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan, buah ini bisa menimbulkan efek samping yang cukup berbahaya. Oleh karena itu, sebaiknya konsumsi alpukat dalam jumlah yang sewajarnya agar dapat merasakan manfaatnya tanpa khawatir terdampak efek samping yang mungkin terjadi.
Editor : Adhya
Sumber : Beritasatu























































