BATAM, RMNEWS.ID – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau (Kepri) berencana untuk mengubah citra Kampung Madani di Batam dengan menghadirkan konsep Kampung Wisata Dunia Kopi.
Langkah ini bertujuan untuk menghapus stigma negatif kawasan tersebut yang selama ini dikenal sebagai daerah yang rawan dengan peredaran dan penyalahgunaan barang terlarang seperti narkoba.
Kepala BNNP Kepri, Brigjen Hanny Hidayat, melalui Kabid Brantas BNNP Kepri, Kombes Pol Bubung, mengatakan bahwa program ini sejalan dengan upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
“Semua instansi terlibat dalam program ini. Kepala BNNP Kepri mengusulkan agar stigma negatif Kampung Aceh bisa berubah menjadi Kampung Wisata Dunia Kopi,” kata Kombes Pol Bubung pada Selasa, 11 Februari 2025, dilansir dari Batamnews.
Selain merancangkan Kampung Wisata Dunia Kopi, BNNP Kepri juga akan menetapkan kawasan Muka Kuning itu sebagai Kelurahan Bersih dari Narkoba (Bersinar).
Peluncuran Kampung Wisata Dunia Kopi dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 12 Februari 2025, dan akan dihadiri langsung oleh Kepala BNN RI, Komjen Marthinus Hukom.
“Kami ingin mengubah citra Kampung Aceh, agar tak lagi dikenal sebagai kampung narkoba, melainkan sebagai kampung yang berdaya melalui industri kopi,” ucap Bubung.
Transformasi ini tidak hanya sekadar perubahan nama, tetapi juga untuk memberdayakan masyarakat setempat supaya terlibat dalam industri kopi, mulai dari pengolahan hingga pemasaran.
“Masyarakat di sana akan menjadi pelaksana utama. Kita bersama-sama mencegah peredaran narkoba dengan memberikan mereka peluang usaha yang lebih positif,” lanjutnya.
Dengan konsep ini, Kampung Aceh diharapkan bisa menjadi destinasi wisata baru yang menarik bagi pencinta kopi, sekaligus menjadi contoh nyata bagaimana komunitas dapat bangkit dan bertransformasi melalui inisiatif positif.
Editor : Adhya
Sumber : Batamnews
























































