JAKARTA, RMNEWS.ID – Kelompok Hamas di Gaza pada Rabu (19/2/2025) menyatakan komitmennya untuk membebaskan seluruh sandera Israel pada fase dua gencatan senjata. Negosiasi gencatan senjata lanjutan akan segera dimulai oleh Israel dan Hamas.
“Kami telah memberi tahu para mediator bahwa Hamas siap membebaskan semua sandera secara sekaligus pada tahap kedua perjanjian ini, dan tidak secara bertahap seperti pada tahap pertama saat ini,” ujar pejabat senior Hamas, Taher al-Nunu, dilansir dari Kumparan.
Meski memastikan hal itu, Nunu tidak mengungkap berapa banyak sandera yang bisa ditawan oleh Hamas atau milisi lain di Gaza.
Adapun saat ini Israel dan Hamas masih berada di bawah kesepakatan gencatan senjata tahap satu, yang disepakati oleh kedua pihak sejak 19 Januari 2025 lalu.
Sejak itu 19 tahanan Israel telah dibebaskan Hamas. Israel kemudian melepaskan 1.100 napi Palestina sebagai bentuk timbal balik dari pertukaran tersebut.
Menurut laporan berbagai pihak, masih ada 58 tahanan Israel yang berada di Gaza. Dari laporan militer Israel, sebanyak 34 dari 58 orang itu diyakini sudah tewas. Pihak Hamas menyatakan, sandera tewas akibat bombardir Israel ke Gaza sejak 7 Oktober 2023.
Editor : Adhya
Sumber : Kumparan























































