JAKARTA, RMNEWS.ID- Kebakaran hebat melanda pusat perbelanjaan lima lantai, Al Kornish Hypermarket, di Kota Kut, Irak timur, pada Rabu (17/7/2025).
Melansir VOA, Kamis (17/7/2025), tragedi ini menewaskan sedikitnya 61 orang dan melukai puluhan lainnya. Menurut Kementerian Dalam Negeri Irak, korban dari insiden tragis yang mengguncang masyarakat ini terdiri dari pria, wanita, dan anak-anak.
“Kebakaran yang memilukan ini menewaskan 61 warga tak bersalah, sebagian besar meninggal karena sesak napas di kamar mandi akibat asap tebal,” kata Kemendagri Irak pada Kamis (17/7/2025) pagi waktu setempat. Pihak berwenang juga menyebutkan ada 14 jenazah yang masih belum teridentifikasi.
Rekaman video yang beredar menunjukkan api melalap gedung, sedangkan sekelompok orang terlihat berkumpul di atap. Petugas pemadam kebakaran tampak berjuang keras memadamkan api, sementara petugas darurat lainnya membantu orang-orang keluar melalui jendela kecil.
“Meskipun situasi sangat parah, tim Penanggulangan Bencana secara heroik berhasil menyelamatkan lebih dari 45 orang yang terjebak di dalam gedung,” lanjut Kementerian Dalam Negeri Irak. Gedung yang baru beroperasi selama tujuh hari ini diketahui terdiri dari restoran dan hipermarket.
Perdana Menteri Irak Mohammed Shia Al Sudani memerintahkan pengiriman tim medis untuk mendukung upaya penyelamatan serta menginstruksikan menteri dalam negeri segera meluncurkan penyelidikan atas penyebab kebakaran.
“Perdana Menteri menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga korban tewas dan berdoa agar mereka menemukan kenyamanan,” sebut pernyataan resmi kantor PM Irak.
Menteri Dalam Negeri Abdul Amir Al Shammari menyebut komite penyelidikan tingkat tinggi akan mengidentifikasi semua aspek kegagalan, lalu memastikan pihak mana pun yang ditemukan lalai terhadap tanggung jawab akan dituntut.
Gubernur Mohammed Jameel Al Mayahi menetapkan tiga hari berkabung di Kota Kut sebagai respons terhadap insiden tragis tersebut. Ia juga menyebutkan bahwa hasil awal penyelidikan akan diumumkan dalam 48 jam dan gugatan hukum telah diajukan terhadap pemilik bangunan.
Irak tercatat beberapa kali mengalami insiden serupa di masa lalu, sebagian besar terkait dengan ketidakpatuhan terhadap peraturan keselamatan, minimnya tindakan keamanan, dan korsleting listrik.
Sebelumnya terjadi kebakaran di Rumah Sakit Ibn Al Khatib, Baghdad, pada 2021 yang menewaskan lebih dari 80 pasien. Lalu, kebakaran di gedung pernikahan di Qaraqosh pada 2023 yang menewaskan lebih dari 100 orang.
Redaktur: Gusti Rangga
Sumber: VOA
























































