LAMONGAN, RMNEWS.ID- Di balik rimbunnya hutan jati dan perbukitan hijau di Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, berdiri deretan rumah mewah yang mencuri perhatian warganet.
Tak seperti desa-desa lain di sekitarnya, perkampungan ini justru tampil mencolok dengan bangunan megah bercorak klasik modern, mirip hunian artis di Jakarta.
Adalah Dusun Slegrek, bagian dari Desa Pataan, yang kini dijuluki sebagai desa miliarder.
Bukan tanpa alasan, karena kampung yang berjarak sekitar 34 kilometer dari pusat Kota Lamongan ini dihuni oleh warga yang mayoritas adalah pengusaha sukses.
Namun yang menarik, usaha yang membawa mereka pada kesuksesan bukanlah bisnis besar di kota, melainkan warung kaki lima pecel lele khas Lamongan.
Menu sederhana yang telah menjadi ikon kuliner malam di banyak kota Indonesia ini, ternyata telah mengubah nasib warga Pataan menjadi pengusaha yang mampu membangun rumah-rumah mewah di tengah pedesaan.
“Pedagang kaki lima di perantauan, jualan pecel lele, cuma orangnya benar-benar kerja keras yang kerja tidak buat foya-foya,” kata Kepala Desa Pataan, Subakri Cahyo Utomo, Sabtu (26/7/2025), dikutip dari IdnTimes.
Cahyo menjelaskan, sebagian besar perantau dari desanya mencari peruntungan di luar Pulau Jawa, seperti di Palembang, Pekanbaru, Dumai, hingga beberapa kota di Kalimantan. Di sana mereka menekuni usaha pecel lele, bukan sebagai buruh, melainkan sebagai wirausahawan kuliner.
Salah satu contoh nyata adalah Kusno, warga Dusun Slegrek yang kini memiliki rumah besar dan megah hasil jerih payahnya. Ia memulai usahanya dari nol, berjualan pecel lele kaki lima sejak 2007.
“Sejak tahun 2007, saya itu benar-benar mulai dari nol, jualan pecel lele kaki lima, alhamdulillah merintis di sana dan sudah bisa beli tanah juga, lalu bangun rumah sekaligus buat rumah makan,” ujarnya.
Kusno mengakui, kunci kesuksesannya terletak pada ketekunan dan kerja keras. Ia pun berpesan kepada para perantau lain agar tidak mudah menyerah dan selalu mengutamakan ibadah.
“Apabila itu sudah dilakukan semuanya, jangan lupa beribadah dan sedekah, itu penting untuk menuju kesuksesan,” ujarnya.**
Redaktur: Gusti Rangga
Sumber: IdnTimes























































