BATAM, RMNEWS.ID- Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru telah mengambil langkah sigap dengan membiayai pemulangan 77 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari kelompok rentan yang dideportasi dari Malaysia.
Inisiatif ini menunjukkan komitmen negara dalam melindungi warganya, terutama mereka yang berada dalam kondisi paling membutuhkan.
Para PMI ini tiba di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center, Kepulauan Riau, setelah diberangkatkan dari Johor Bahru pada hari Sabtu.
Sebanyak 77 PMI yang dipulangkan terdiri atas 43 laki-laki, 33 perempuan, satu bayi perempuan, dan satu anak laki-laki.
Mereka adalah bagian dari warga negara Indonesia yang menghadapi berbagai tantangan di negeri jiran, termasuk masalah keimigrasian dan kondisi kesehatan.
Pemulangan ini menjadi angin segar bagi mereka yang telah lama menantikan kesempatan untuk kembali ke tanah air.
Pelaksana Fungsi Konsuler KJRI Johor Bahru, Jati Heri Winarto, menegaskan bahwa seluruh biaya feri untuk pemulangan ini ditanggung sepenuhnya oleh KJRI.
Kebijakan ini khusus diterapkan bagi PMI dari kalangan rentan, memastikan bahwa tidak ada hambatan finansial bagi mereka untuk kembali berkumpul dengan keluarga di Indonesia.
Kehadiran negara sangat dirasakan oleh para PMI yang tidak memiliki biaya untuk pulang.
Jati Heri Winarto menjelaskan bahwa pemulangan ini difokuskan pada PMI deportasi dari kalangan rentan, termasuk ibu dan anak, lansia, serta mereka yang sedang sakit.
Kondisi ini membuat mereka sangat membutuhkan bantuan finansial untuk kembali ke Indonesia.**
Redaktur: Gusti Rangga
Sumber: Antara
























































