BATAM, RMNEWS.ID-Pekerjaan Konstruksi Proyek Rehabilitasi Penerangan Jalan umum (PJU) di Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, menjadi sorotan publik. Pasalnya tidak hanya pekerjaan rehabilitasi jaringan yang dinilai jelek dan bobrok.
Namun yang patut di pertanyakan pekerjaan proyek rehabilitasi jaringan PJU tersebut dimonopoli hanya satu kontraktor sehingga menimbulkan prinsip persaingan tidak sehat dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Pada pelaksanaan proyek tahun 2025 ini, berdasarkan data diperoleh redaksi www.rmnews.id, dari Inaproc SPSE Pemerintah kota Batam.
Tahun 2025 ini ada tiga paket proyek rehabilitasi jaringan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air bersumber dari dana APBD Tahun 2025 dengan nilai anggaran sebesar Rp 2 miliar lebih.
Dalam data SPSE Pemko Batam, tercatat paket proyek rehabilitasi jaringan PJU tersebut dipecah menjadi tiga paket yaitu pekerjaan rehabilitasi jaringan PJU Wilayah III meliputi Kecamatan Lubuk Baja, Batu Ampar dan Bengkong dengan nilai anggaran sebesar Rp 674.259.200 sebagai pemenang tender Yohanes Putra Tapanuli.
Sedangkan pekerjaan jaringan PJU Wilayah I meliputi Kecamatan Batam Kota dan Nongsa nilai anggaran sebesar Rp 675.000.000. Sementara pekerjaan rehabilitasi jaringan PJU Wilayah II Kecamatan Sekupang, Batuaji, Sagulung dan Sei Beduk dengan anggaran Rp 674.259.200. Kedua wilayah ini pelaksana pekerjaannya dilakukan oleh perusahaan yang sama yakni Yohanes Putra Tapanuli.
Pelaksanaan ketiga paket pekerjaan jaringan PJU ini sudah dilakukan sejak bulan Juni 2025 lalu. Namun di ketiga wilayah ini masih banyak ditemukan lampu PJU yang tidak nyala alias padam meski sudah miliaran rupiah anggaran APBD digelontorkan untuk merehabilitasi jaringan PJU tersebut.
Sementara Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum dan Utilitas Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Kukuk Sllamet Prianto, ST, hingga berita ini ditayangkan belum berhasil dikonfirmasi terkait dugaan monopoli proyek jaringan PJU di Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam.***
Redaksi : Mawardi























































