JAKARTA, RMNEWS.ID- Pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan mengirim dua pesawat untuk membantu penanganan darurat banjir dan longsor di Sumatera Utara (Sumut).
Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, mengatakan langkah ini dilakukan untuk mempercepat evakuasi dan bantuan bagi masyarakat.
“Saya akan menggeser satu helikopter Airbus besar untuk evakuasi dan satu pesawat fixed-wing jenis Caravan untuk Operasi Modifikasi Cuaca,” ujar Suharyanto pada Rabu (26/11/2025), dikutip dari Sindo
Letjen Suharyanto juga diperintahkan meninjau langsung ke Sibolga dan akan berangkat pada Kamis (27/11/2025) pagi. Ia ingin melihat kondisi lapangan secara langsung dan memastikan proses penanganan berjalan aman.
Suharyanto menegaskan bahwa pengerahan pesawat ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah pusat untuk daerah yang terdampak bencana.
Ia juga menyebut, dirinya diperintah langsung oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Sekretaris Kabinet dan Sekretaris Kabinet.
“Perkembangan di lapangan akan kami laporkan secara berkala, dan keselamatan masyarakat menjadi prioritas,” tambahnya.
Adapun pesawat yang dikerahkan oleh pemerintah yakni:
– Helikopter Airbus besar → untuk evakuasi warga, pengiriman logistik, dan transportasi darurat
– Pesawat Caravan → untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna mengurangi intensitas hujan dan mempercepat pemulihan
Langkah ini diambil agar dampak banjir dan longsor tidak semakin luas dan meminimalkan risiko korban di wilayah Tapanuli.
BNPB memastikan negara hadir mendampingi daerah dalam masa darurat bencana. Masyarakat diimbau tetap waspada dan mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama.**
Redaktur: Gusti Rangga
Sumber: Sindo























































