PADANG, RMNEWS.ID- Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Agam dan sekitarnya pada Sabtu (6/12/2025) sore kembali memicu bencana banjir dan longsor di sejumlah titik.
Salah satu lokasi yang terdampak paling parah adalah jalur Bukittinggi–Matur, yang dilaporkan kembali terputus akibat longsor.
Informasi tersebut dibagikan akun Instagram @matabukittinggi, yang menunjukkan antrean panjang warga dan pengendara motor akibat material longsor memenuhi badan jalan.
“Akses jalan raya Bukittinggi–Matur kembali terputus setelah longsor sore ini,” tulis akun tersebut dalam unggahannya, seperti dilansir Sindo.
Dalam video dan foto yang dibagikan, terlihat warga hanya bisa menunggu sementara petugas berupaya membuka akses jalan yang tertutup tanah dan batu.
Selain longsor, banjir juga melanda kawasan Koto Kaciak, Tanjung Raya. Genangan air naik dengan cepat setelah hujan lebat berlangsung selama beberapa jam, membuat ruas jalan utama berubah seperti lautan.
“Koto Kaciak, Tanjung Raya sore ini seperti lautan setelah turun hujan,” tulis akun yang sama.
Warga menyebut kejadian serupa semakin sering terjadi dalam beberapa hari terakhir. Selain menimbulkan kerusakan, bencana beruntun di Agam membuat banyak warga merasa trauma.
“Hujan hanya turun beberapa jam, tetapi genangan langsung melumpuhkan aktivitas, memicu kekhawatiran akan kerusakan lanjutan,” tulis akun itu.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa. Namun, masyarakat diimbau tetap waspada mengingat potensi hujan susulan masih sangat mungkin terjadi.
Petugas gabungan masih berada di lapangan untuk melakukan penanganan darurat, termasuk pembersihan material longsor dan upaya memperlancar aliran air di lokasi banjir.**
Redaktur: Gusti Rangga
Sumber: Sindo























































