LINGGA, RMNEWS.ID-Ketua DPD Hidayatullah Lingga, Muh Hamka Syaifudin, menyambut penuh rasa syukur dan harapan atas kehadiran mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Hidayatullah Batam yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sejumlah kampung terpencil di Kabupaten Lingga.
Menurut Hamka, program ini merupakan jawaban atas harapan masyarakat, khususnya Suku Laut, yang selama ini mendambakan kehadiran guru agama untuk membimbing anak-anak dan masyarakat dalam belajar Al-Qur’an serta memperkuat pemahaman keislaman.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Selama ini masyarakat menyampaikan harapan agar ada guru yang hadir di tengah mereka. Terima kasih kepada IAI Hidayatullah Batam yang telah mendengar suara masyarakat dan bersedia mengirimkan mahasiswa KKN ke wilayah-wilayah yang membutuhkan,” ujar Hamka.
Tiga wilayah menjadi fokus pengabdian mahasiswa, yakni Suku Laut Selat Kongki, Pulau Buluh, dan Kentar. Kawasan-kawasan tersebut selama ini dikenal memiliki keterbatasan akses terhadap pembinaan keagamaan, sehingga kehadiran mahasiswa diharapkan menjadi penyemangat baru bagi masyarakat.
Hamka berharap para mahasiswa tidak hanya menjalankan program akademik, tetapi juga menjadi sahabat masyarakat dengan mengajarkan mengaji, membina generasi muda, serta mendampingi kaum ibu yang memiliki semangat tinggi untuk memperdalam ilmu agama.
“Semangat ibu-ibu di sana untuk belajar agama sangat luar biasa. Kami berharap para mahasiswa dapat menjadi penyambung ilmu, menghadirkan pembelajaran Al-Qur’an, serta menghidupkan majelis-majelis ilmu di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Lebih jauh, Hamka berharap kolaborasi antara Hidayatullah dan IAI Hidayatullah Batam terus berlanjut dengan cakupan wilayah yang semakin luas.
“Kami berharap ke depan titik-titik pengabdian semakin banyak sehingga lebih banyak masyarakat di daerah terpencil yang dapat merasakan manfaat kehadiran mahasiswa. Dakwah dan pendidikan harus mampu menjangkau hingga ke pulau-pulau terluar dan masyarakat yang selama ini sulit mendapatkan pembinaan,” tutupnya.
Kehadiran mahasiswa KKN IAI Hidayatullah Batam menjadi bukti bahwa semangat pengabdian tidak mengenal batas geografis. Dari kampung-kampung terpencil di pesisir Lingga, harapan baru tumbuh bahwa pendidikan, dakwah, dan kepedulian akan terus hadir menyinari setiap sudut negeri.*
Laporan : Handoro rmnews.id Laingga.
























































