BATAM, RMNEWS.ID-Kanopi Pembangunan Rumah Imam dan Muadzin Masjid Tanjak Bandara Hang Nadim, Batam yang masih dalam proses pembangunan, Selasa (19/12/2023) runtuh. Meski dalam peristiwa runtuhnya kanopi tersebut tidak ada korban jiwa. Bisa jadi peristiwa rutuhnya konopi pembangunan rumah imam dan muadzin masjid Tanjak milik BP Batam itu diduga kuat karena dikerjakan asal jadi.
Informasi diperoleh dari layanan penyelenggara system elektronik pengadaan barang/jasa atau Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Badan Pengusahaan (BP) Batam, Pembangunan rumah Imam dan Muadzin Masjid Tanjak Bandara Hang Nadim, dengan pagu anggaran sebesar Rp 1.381.687.592 dan sumber dana dari APBN Tahun 2023.

Proyek pembangunan rumah Imam dan Muadzin Masjid Tanjak Bandara Hang Nadim Batam. (Foto/Ikhsan).
Proyek pembangunan rumah Imam dan Muadzin Masjid Tanjak Bandara Hang Nadim Batam, dengan nomor kontrak SPJ/VIII/PPK.5127.CAI.009.051.A/08/2023 sebagai kontraktor pelaksana CV.Selindah Karya Utama dan Koinsultan pengawas CV.Buhara Persada. Tampaknya tak hanya kualitas pekerjaan pembangunan proyek itu yang diduga kuat menyimpang dari ketentuan.
Pelaksanaan pekerjaan proyek itu juga tidak tepat waktu, dimana dalam kontrak waktu pelaksanaan selama 145 hari kalender, dimulai pada 8 Agustus 2023 dan selesai semestinya pada 8 Desember 2023 ini. Namun kenyataannya dilapangan hingga saat ini, penyelesaian proyek tersebut tidak sesuai dengan jadwal di kontrak. Dilapangan progres pekerjaan proyek itu diperkirakan hanya baru 50 persen. Selain itu, tender proyek itu juga disebut sebut sarat KKN.
Menanggapi runtuhnya kanopi Pembangunan Rumah Imam dan muadzin Masjid Tanjak Bandara Hang Nadim Kepala Bagian (Kabag) Humas, Sazani, BP Batam pastikan kontraktor pembangunan rumah Imam Masjid bertanggung Jawab.

Proyek pembangunan rumah Imam dan Muadzin Masjid Tanjak Bandara Hang Nadim Batam. (Foto/Ikhsan).
Lebih lanjut Sazani menjelaskan, BP Batam sebagai pemilik proyek memastikan bahwa kontraktor akan bertanggung jawab penuh atas peristiwa jatuhnya kanopi bagian depan rumah imam masjid, Selasa (19/12/2023). Menurut Sazani, saat ini pembangunan proyek itu sedang berjalan,”Saat ini sudah ditangani oleh pelaksana proyek. Kontraktor pun juga akan segera memperbaikinya,” ujar Sazani saat meninjau lokasi.
Sazani menegaskan bahwa pihaknya juga akan segera melakukan evaluasi demi mengantisipasi hal serupa.”Pembangunan rumah imam ini masih dalam masa pelaksanaan jadi akan segera diperbaiki dan akan dilakukan perkuatan,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa tidak benar jika imam Masjid Tanjak menjadi korban dalam peristiwa jatuhnya bangunan ini. Mengingat, rumah ini memang masih dalam tahap pengerjaan. Sehingga, imam masjid pun belum menempatinya.”Ada satu orang pekerja yang mengalami luka ringan sudah dibawa ke rumah sakit. Kondisinya pun mulai membaik dan diperbolehkan untuk pulang,” pungkasnya.*
Redaksi : Muhammad Ikhsan
























































