TANJUNGPINANG, RMNEWS.ID-Ribuan warga Tanjungpinang menyerbu, pasar murah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepri, di lapangan parker Villa Pinang Mas kilometer 9 Tanjungpinang, Jumat (22/12/2023).
Pasar murah bersubsidi yang dimulai dari Pukul 13:00 WIB tersebut, tampak dipadati oleh warga, yang menimbulkan antrean yang panjang.
Dalam pasar murah yang terbuka untuk umum itu, menawarkan paket bahan pangan yang terdiri dari beras premium 5 kilogram, minyak goreng 4 liter, gula pasir 2 kilogram, dan hanya dijual seharga Rp 50 ribu per paket.
Namun sayangnya, ada ratusan warga kota Tanjungpinang kecewa lantaran tidak kebagian sembako murah yang dijual Pemerintah Provinsi Kepri tersebut. Kekecewaan warga tersebut karena sudah mengantre berjam-jam untuk membeli sembako murah di lapangan Parkir Villa Pinang Mas, batu 9, Tanjungpinang tidak dapat sembakonya.
“Antre sekitar 3 jam, dan uang Rp50 ribu juga sudah diminta, tapi sampai sore tak kunjung dapat sembako murah,” kata Fatmawati.
Sembako murah digelar Pemprov Kepri melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan sejak siang hingga sore hari.
Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Provinsi Kepri, Fansuri, mengungkapkan antusias warga membeli sembako murah sangat tinggi, sehingga tidak bisa terkontrol ditambah hujan yang mengguyur.
“Sebenarnya sudah kita buatkan 8 jalur, di antaranya untuk lansia, ibu hamil dan ibu-ibu, namun antusias masyarakat yang sangat ramai, sehingga tidak lagi terkontrol,” ungkapnya.
Ia juga menyebut jumlah paket sembako yang disediakan terbatas, sementara minat warga yang sangat banyak, sehingga ada warga yang tidak mendapat jatah sembako murah.
“Namun, untuk warga yang sudah diberi cap dan warga yang sudah memberikan uang, besok akan diberikan sembakonya di Polsek Tanjungpinang Timur,” tuturnya.
Tidak hanya persoalan paket sembako yang terbatas, kondisi masyarakat yang saling berdesakan juga menyebabkan sejumlah warga mengalami pingsan dan dievakuasi menggunakan ambulance. **
iks























































